Gelar Tari Umbul Kolosal Lancar, Waspada Penyebar Hoax

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Tari Umbul Kolosal dengan peserta mencapai 5.555 penari dari 270 desa juga 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang, sebagai hiburan akhir tahun, baru saja usai digelar di area Bendungan Jatigede, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (31/12/19).

Sekda Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman menyatakan acara itu berjalan lancar dan sangat membetot perhatian publik.

Namun sayang, usai even yang digadang akan menjadi agenda tahunan Kabupaten Sumedang itu dibumbui adanya kabar hoax.

Ditenggarai ada pihak yang menyebar kabar tak sedap, berupa adanya penari yang meninggal dunia dari wilayah Tanjungsari.

“Kami sayangkan ada oknum yang tidak bertanggungjawab menyebar kabar hoax. Dikabarkan, ada penari dari Tanjungsari meninggal dunia. Informasi itu tidak benar, itu hoax. Penyebar sengaja melengkapi dengan foto saya yang sedang takziah,” kata Herman Suryatman, kepada koransinarpagijuara.com, Selasa malam (31/12/19).

Diungkapkan Herman, foto tersebut diambil saat dirinya takziah ke rumah duka Almarhum Ade Sutarya, seorang jurnalis yang meninggal dunia di Tomo setelah pulang dari Jatigede.

“Setelah saya cek, faktanya tak ada penari yang meninggal dunia. Semua penari pulang ke rumahnya masing-masing dengan selamat. Memang saya akui ada 78 penari yang ditangani posko kesehatan dengan keluhan pusing dan lemes, ada juga beberapa yang pingsan,” jelas Herman.

Dikatakan dia, berdasarkan penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan, dilihat dari keluhan pasien penyebabnya adalah kelelahan, kekurangan asupan makanan atau hypoglikemi, dan kekurangan asupan caira atau dehidrasi.

“Mohon kepada warga masyarakat agar berhati-hati menyimak media sosial dan broad cast dari WA. Pastikan informasinya akurat dan sumbernya bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai terjebak dan terpancing ikut memviralkan berita hoax,” tegas Herman.

Dijelaskan juga bahwa panitia pelaksana sudah melakukan persiapan dan antisipasi terkait hal tersebut, yakni dengan disiapkannya tenaga medis, perawat, bidan dan tenaga lainnya sebanyak 42 orang.

“Selain itu, di lokasi juga kami sudah siapkan 7 unit ambulan untuk bersiaga”, pungkas nya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90