Penanganan Medis RSU Dr.Slamet Garut Akibatkan Kematian?

Pewarta: Heryawan

RSUD dr. Slamet Garut RSUD dr. Slamet Garut

Koran SINAR PAGI,Garut,- Kematian pasien Aji Ramdhan  (15 tahun) pada tanggal 26 Mei 2016 di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr.Slamet yang disinyalir adanya kelalaian tim medis yang menangani,sehingga menimbulkan dampak lain pada diagnose penyakit awal pasien epilepsy tersebut.

Keluarga pesien yang tinggal di Desa Jayaraga,Kecamatan Tarogong Kidul,Garut, sempat melayangkan surat keluhan kepada pihak RSU Dr.Slamet ditandatangani bersama Kepala Desa Jayaraga meminta pertanggung jawaban pihak Rumah Sakit, Namun setelah 2bulan surat dilayangkan tidak ada tanggapan.

Menurut Keterangan kepala Bagian HUMAS RSU Dr.Slamet, Iwa Kartiwa ketika dikonfirmasi Koran Sinar Pagi diruang kerjanya akhir bulan Ramadhan lalu, mengatakan pihaknya sudah berencana untuk mendatangi keluarga almarhum untuk meminta maaf.

“ kami tengah merencanakan untuk mendatangi pihak keluarga almarhum Aji, namun terkendala waktu serta jawaban atas keluhan yang disampaikan keluarga baru kami terima dari bagian pelayanan medis. Mudah mudahan setelah lebaran kami agendakan berkunjung” Ujar Iwa.

Disinggung adanya kelalaian atau dugaan Malpraktek terhadap pasien, Iwa tidak berkesimpulan. “ saya tidak berkewenangan memberikan tanggapan atas hal tersebut, harus ada pembuktian seseorang dinyatakan Malpraktek, namun pihak kami tetap akan mendatangi keluarga Almarhum aji untuk meminta maaf dan turut berbela sungkawa” Kata iwa.

Permohonan pihak Rumah Sakit baru dilakukan pasca lebaran tepatnya tanggal 15 Juli 2016, Kabag Humas beserta 2 orang Dokter mendatangi rumah keluarga mendiang Aji Ramadhan. Namun menurut orang tua mendiang Aji, Agus Nina, kedatangan pihak Rumah Sakit hanya menyampaikan kata maaf dan belasungkawa.

“Memang benar pihak Rumah Sakit datang, namun hanya memohon maaf tanpa ada penjelasan dan pertanggung jawaban yang kami harapkan, meskipun kami sudah mengikhlaskan kepergian anak kami, namun kami butuh penjelasan serta dapat menjadi perhatian para Dokter lainya dalam menangani pasien jangan asal asalan, karena kami yakin anak kami salah obat” Ungkap Agus.

Kepala Desa Jayaraga, Kusna Husdana yang turut menandatangani surat keluhan menyayangkan kurang tanggapnya pihak RSU Dr.Slamet terhadap keluhan warga, “ masa baru sekarang mereka (pihak RSU) menanggapi,padahal kejadianya sudah 2bulan lalu. kedatangan hanya untuk meminta maaf tanpa pertanggungjawaban yang jelas, hal itu kami sangat sesalkan” Ujar Kusna.

Masih belum adanya kejelasan medis yang menjadi penyebab meninggalny Aji Ramadhan dipandang purlu adanya analisa lebih lanjut terkait obat yang tercantum dalam resep serta rekam medis pasien oleh pihak berkompeten, jangan terkesan pihak RSU Dr.Slamet tutup mata dan menganggap biasa hal itu terjadi, yang dapat mengikis kepercayaan masyarakat akan pelayanan RSU dr.Slamet.

(39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *