Kisruh Program Kemensos, LSM BNBR : Dinsos Dan LKS Saling Lempar

  • Whatsapp
banner 768x98

Photo : Pengurus LKS Intan Cendikia dan penanggung jawab program Kemensos, Agus( Kanan)

Pewarta : Asep Darojat/Heryawan Azizi

KORAN SINAR PAGI, Garut,- Lembaga Kesejahteraan Sosial(LKS) Intan Cendikia Tarogong yang menjadi pendamping dan penanggung jawab, program bantuan keuangan dari Kemensos bagi eks buruh migran di Kabupaten Garut, mengkalaim pihak nya telah menempuh prosedur dan tertib adminisi.

Hal itu dikemukakan penanggung jawab program dari LKS tersebut, Agus, saat di temui Koran SP di sekretariatnya, Selasa (31/12).

Agus mengatakan pihaknya telah mengantongi rekomendasi dan Ijin Operasional untuk melaksanakan kegiatan itu, anggaran pun sudah ada di rekening yayasan.

” Secara prosedural kami sudah tempuh, dari pengajuan, pendaftaran dan rekomendasi dari Dinsos sudah ada. Ijin Operasional pun sudah terbit pada tanggal 27-Desember. Bahkan anggaran pun sudah On di rekening Lembaga, senilai 180 Juta. Untuk 200 Penerima. Yang akan disalurkan secara serentak setelah rekening calon penerima selesai semua” Kata Dia, seraya menujukan data.

Dia juga merasa heran jika pihak Dinsos menyatakan LKS Kami belum menerima rekom dan memberikan data calon penerima.
” Data Calon penerima bantuan sudah kami sampaikan jauh hari. Kan aneh jika pihak Dinsos mengaku belum merima data dan menerbitkan rekom” Ujar nya.

Sebelumnya Pihak Dinas Sosial Garut, melalui Kepala Dinas, Drs.Ade Hendarsyah dan Staf nya, Rendi. Mengaku belum menerbitkan Rekomendasi dan menerima data Calon penerima untuk di verifikasi dari LKS, ( Dilansir Online Koran SP).

Penyataan tegas kembali dilontarkan Ketua Umum BNBR, Zaenal Sholihin yang menyayangkan lemhah nya fungsi kontrol dan pengadaministrasian Dinsos Garut.

” Padahal Kami lakukan Klarifikasi kepada OPD sebagai Leading sektor program yakni Dinsos, bukan ke warung kopi. Informasi yang kami sampaikan adanya dugaan manipulasi data, dan meminta data CPCL untuk dilakukan verifikasi. Namun Dinsos lepas tangan dengan mengaku belum ada data yang dilaporkan LKS. Masyarakat butuh kejelasan agar program tepat sasaran dan tepat guna. Saya fikir suatu kelalaian Dinsos dan LKS yang kurang koordinatif, sehingga terjadi dugaan Mall Administrasi. Jadinya, Saling Lempar tanggung jawab. Pihak kami tetap fokus meminta data untuk dilakukan verifikasi, jangan ada yang disembunyikan, kita buktikan bersama.” Pungkas Zaenal

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90