PEMKOT MENYIAPKAN RUMAH SUSUN SEWA SEDERHANA UNTUK RELOKASI KORBAN BANJIR

Pewarta : Yohanes Jes Daniel
Koran SINAR PAGI, Klaten

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengusulkan relokasi ratusan keluarga di bantaran Kali Premulung dan Kali Jenes sebagai solusi jangka panjang agar mereka tak lagi terkena banjir, sementara untuk penanganan jangan pendek, Pemkot angkat tangan.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo tak bisa berbuat banyak untuk mengatasi persoalan banjir yang menerjang ratusan rumah di daerah aliran Sungai Premulung dan Kali Jenes.
“Hampir tidak ada solusi jangka pendek, sebab terkait dengan kondisi lingkungan dan alam dan ini air kiriman dari Boyolali dan Klaten,” kata dia ketika dijumpai wartawan di sela-sela uji coba penyaluran nontunai bantuan sosial, Kondisi ini diperparah dengan penyempitan lebar sungai karena keberadaan bangunan liar di sekitarnya. Belum lagi pendangkalan sungai akibat tingginya sedimen. Rabu (05/10).

Solusi jangka pendek hanya dengan mengevakuasi warga ke lokasi aman saat banjir, sementara untuk jangka panjang diperlukan normalisasi daerah aliran Kali Pepe Boyolali hingga Sungai Premulung dan Kali Jenes. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk menganggarkan normalisasi sungai tersebut. Normalisasi diharapkan bisa dikerjakan paling lambat tahun depan.

Selain normalisasi, program relokasi warga harus dilakukan. “Saya berharap masyarakat dapat secara legawa pindah ke rusunawa (rumah susun sewa sederhana),”Setidaknya terdapat ratusan keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Premulung dan Kali Jenes. Mereka terancam direlokasi ke rusunawa sebagai penyelesaian masalah banjir di kawasan tersebut. kata dia.

(41)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *