PWI Ogan Ilir Laporkan ke Polda Surat Klarifikasi Palsu


Pewarta : adi /fitry

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir

PWI Ogan Ilir akan melaporkan Ke Polda Sumsel terkait dugaan surat klarifikasi Palsu yang mengatasnamakan PWI Ogan Ilir yang beredar dan sempat viral beberapa waktu yang lalu di media sosial.

Beredarnya surat klarifikasi itu beredar di situs akun Facebook pada group Ogan Ilir Memilih Pemimpin.

Surat Klarifikasi PWI Ogan Ilir yang dipalsukan

Ketua PWI Ogan Ilir, Gusti M.Ali
Membantah keras jika dirinya telah mengeluarkan surat klarifikasi terkait video kemarahan dan pemberitaan sikap arogan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ogan Ilir, Akhmad Lutfi.

Ketua PWI pun akan mengambil langkah tegas dan mengusut tuntas siapa oknum yang telah berani mengeluarkan surat klarifikasi tersebut yang mengatas namakan PWI.

Beredarnya video kemarahan berikut pemberitaan yang telah viral di sosial media facebook menuai berbagai komentar termasuk adanya surat klarifikasi yang menyatakan bahwa Heri Kusnadi, SE dan Cs bukan wartawan karena tidak terdaftar di PWI Ogan Ilir serta Dewan Pers yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh ketua PWI Ogan Ilir, M.Gusti Ali.

Menurut M.Gusti Ali ketika dihubungi Via ponsel dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan surat klarifikasi yang telah beredar di sosmed itu.

Gusti pun mengaku heran, siapa yang telah berani berbuat demikian.

“Saya tidak pernah mengeluarkan surat klarifikasi tersebut, ini pasti ada pihak lain yang ingin menjatuhkan citra PWI”, itu 100 persen hoax, tidak benar”, ujar Gusti.

Selain itu, dijelaskan Gusti, isi surat sama sekali tidak benar terutama menyangkut Heri Kusnadi, SE karena yang bersangkutan adalah benar seorang wartawan dan merupakan anggota PWI Ogan Ilir.

“Saya tegaskan disini bahwa saudara Heri Kusnadi itu wartawan aktif dan merupakan anggota PWI Ogan Ilir”, tutur Gusti serius.

Atas kejadian ini PWI Ogan Ilir akan mengusut tuntas siapa pelaku yang telah berani mengeluarkan surat klarifikasi itu.

“Besok, Rabu (27/12) saya bersama rekan PWI lainnya akan mendatangi Polda Sumsel guna melaporkan prihal surat klarifikasi palsu tersebut agar bisa diusut tuntas siapa dalang dibalik itu semua”, terang Gusti.

Begitu juga halnya Heri Kusnadi yang disebut-sebut pada surat Klarifikasi palsu tersebut juga akan melakukan hal yang sama.

Karena diakui Heri Kusnadi dirinya merasa dirugikan dan dianggap telah membunuh karakternya sebagai insan pers. Sehingga kepercayaan masyarakat akan dirinya otomatis hilang.

(340)