Desakan Tokoh Ulama dan Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Tak Direspon PJ Walikota ?

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Desakan Ulama Kota Tasikmalaya dan Komisi 1 DPRD Kota Tasikmalaya yang di Arahkan kepada PJ Walikota Tasikmalaya Dr.Cheka Virgowansyah terkait dugaan skandal Perselingkuhan yang di lakukan kedua oknum ASN Kota Tasikmalaya, ternyata belum mendapat respon dan tanggapan serius, seakan tutup mata dan telinga.

Padahal sebelumnya Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Tasikmalaya Anang Safaat kepada wartawan meminta agar PJ Walikota dan Sekda Kota Tasikmalaya untuk segera turun tangan menelusuri dan mengklarifikasi kepada bawahannya, karena dugaan skandal perselingkuhan ini jika terbukti jelas telah mencoreng Marwah ASN dan Pemkot Tasikmalaya.

Hal senada di ungkapkan pula oleh Tokoh Ulama Kota Tasikmalaya yang juga Ketua DPW Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tasikmalaya Mangkubumi KH.Muhammad Yan Yan Al Bayani,S.Kom,.I.,M.Pd,. berharap agar PJ Walikota harus berani dan tegas kepada oknum anak buahnya yang telah mencoreng Marwah kota santri.

Seharusnya ASN menjadi garda terdepan dalam menjalankan Perda Tata Nilai bukan malah sebaliknya melanggar. Bahkan Kyai yang juga Pimpinan Ponpes Miftahul Huda Jaurziyah Mangkubumi itu memberi warning, jika kasus ini terbukti, PJ Walikota harus berani memecat oknum ASN tersebut.

Sementara itu, Jurnalis Koran Sinar Pagi, saat meminta jadwal wawancara kepada PJ Walikota melalui ajudannya, Selasa (28/11/2023) siang, hingga berita ini di rilis hingga sore hari belum mendapat respon atau tanggapan dari ajudan termasuk PJ Walikota Tasikmalaya.

Seperti di beritakan sebelumnya, dua oknum ASN yang bertugas sebagai Kasie berinisial S di kelurahan Mangkubumi dan AK Kasie di Kecamatan Cipedes, diduga kepergok oleh suami S (sekarang mantan suami) saat Chating via Whats App yang di balas dengan percakapan berbau cabul dan porno oleh AK.

Bahkan Deni, suami S kepada wartawan menerangkan, usai memergoki isterinya kala itu, tiba tiba dirinya langsung di gugat cerai oleh sang isteri. Rumah tangga suami isteri itu akhirnya harus kandas ditengah jalan. Sementara AK oknum yang diduga selingkuhan S dari keterangan atasan AK, Camat Cipedes menjelaskan, jika anak buahnya AK sempat mengakui jika hubungan skandal nya dengan S itu adalah cerita lama dan sekarang sudah tidak lagi berhubungan dengan S.

Dari data dan bukti bukti yang diperoleh wartawan, saat itu Deni memperlihatkan bukti percakapan chating Whats App antara AK dan S, dimana terdapat percakapan percakapan yang berbau porno hingga cabul. Seperti foto sebuah kursi dalam ruangan kerja AK yang menceritakan kenangan terjadinya hubungan yang tidak senonoh. Termasuk percakapan kenangan hubungan di sebuah hotel bintang di kawasan Jl.RE Martadinata Kota Tasikmalaya, hingga mengirimkan foto foto porno bugil yang seolah bertujuan untuk memancing daya rangsangan kepada salah satu pasangan selingkuh ini.

Dalam percakapan chating yang berlangsung sejak 2019 itu, akhirnya membuat Deni yang ketika itu masih suami sah dari S, mendadak shock hingga pekerjaannya menjadi kacau akhirnya keluar dari kerja. Bahkan rumah tangganya sering cek Cok hingga berujung perceraian pada Januari 2021 atas gugatan sang isteri S.

“Dalam hal ini saya minta keadilan kepada Pemkot Tasikmalaya. Dengan Kejadian Perselingkuhan ini, pekerjaan saya jadi kacau karena tidak fokus hingga saya keluar kerja. Bahkan sekarang rumah tangga yang saya bina selama 9 tahun jadi hancur berakhir perceraian. Sementara AK sama sekali tidak mendapat sanksi apapun dari atasannya. Walaupun AK di pecat dari ASN, tetap kepedihan hati saya tidak akan terobati oleh perilaku AK terhadap S,” ucap Deni kepada wartawan sambil menghela nafas panjang hingga terlihat matanya berkaca kaca menahan kesedihan yang mendalam.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90