Dugaan Korupsi Berjamaah Ditubuh Disdik Kab.Bogor, Diduga Kuat Libatkan Kabid.Sarpras

  • Whatsapp
banner 768x98

“Carut – marut dugaan pengondisian proyek di tubuh dinas pendidikan Kabupaten Bogor disinyalir menyeret sejumlah nama pejabat dilingkungan disdik.”

Pewarta : Frans Ganyang

Korab SI NAR PAGI,Kab.Bogor,-

Diduga kuat Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ikut andil bermain proyek, berdasarkan laporan dari narasumber kami, yang notabene sebagai pengusaha aktif di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bogor, alias proyek pemda yang dibiayai oleh APBD merasakan ada kejanggalan sejak posisi Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) di jabat oleh DESIRWAN akhir – akhir ini.

Bagai mana tidak, sejak masa kepemimpinannya di Sub Bidang Sarpras disinyalir memiliki arah kebijakan yang condong memonopoli dan lebih memprioritaskan bagi mereka; kalangan oknum pengusaha yang berkantung tebal serta dekat dengan kekuasaan di bumi tegar beriman (setor dimuka) tanpa pulus jangan harap mulus sebagai selogan yang melekat pada arah kebijakan serta terindikasi ada unsur GRATIFIKASI dalam pelaksanaanya.

Masih dengan narasumber kami yang sama, sejak menjabat menggantikan pejabat sebelumnya konon katanya dapat mengatur dan menggeser arah kebijakan Kepala Dinas selaku pemegang kendali dalam mengambil keputusan.

Diduga adanya kebijakan yang dianulir oleh ” DESIRWAN dan YANTO CS ” dalam memuluskan aksinya adalah sebagai upaya untuk mengatur bagi kepentingan kalangan pengusaha yang telah memiliki kedekatan khusus alias ” MEMBER dengan mereka para kroni – kroni kekuasaan, sehingga terindikasi ada persaingan tidak sehat ditubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor seputar kegiatan proyek di linkungan dinas pendidikan, dalam menentukan sang calon pengantin untul mengondisikan titik sasaran sesuai request tentunya dan berkoordinasi dengan pejabat yang berkompeten.

Disinyalir selain ada campur tangan kabid sarpras disdik kab. bogor dalam menentukan arah kebijakan dimaksud, juga telah terjadi persekongkolan jahat yang di tunggangi berbagai unsur kepentingan secara terselubung di dalam mengatur proyek dinas pendidikan sejak masa kepemimpinan ” JUANDA ” selaku kepala dinas.

Lebih jauh narasumber kami mengatakan,
di mana sejak menjabatnya kabid sarpras tersebut arah kebijakan yang di buatnya tergolong vulgar,
pasalnya baru saja menjabat sudah berani menginterpensi para pengusaha (main mata) sekaligus sebagai eksekutor atas kebijakan yang dalam prakteknya secara tersembunyi guna mengkondisikan titik – titik tertentu dalam bentuk komitment fee alias setor dimuka.

Nampaknya, arah kebijakan Kepala Dinas dan Kabid Sarpras berseberangan demi mengamankan proyek – proyek di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Bak aji mumpung, mengapa terkesan ada pembiaran dan tidak tersentuh hukum, ataukah memang ada aktor intelektual yang sangat piawai memainkan perannya di belakang layar untuk menggerogoti uang negara demi meraup pundi – pundi rupiah. Menyerupai peran sang dalang dalam sebuah pertunjukkan pewayangan.

Hingga berita ini di terbitkan, satu pun dari pihak terkait memberikan respon alias masih bungkam.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90