Sumedang Masih Kaji New Normal Di Sekolah, Apakah Tetap Online Atau Tidak

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Pemerintah Kabupaten Sumedang masih akan mengakaji secara serius pembahasan new normal untuk bidang pendidikan. Pasalnya, pemerintah khawatir dengan dibukanya sekolah, tidak dapat mengendalikan untuk tidak berkerumun.

“Untuk sekolah kami masih kaji, ada beberapa alternatif Dinas Pendidikan, yang jelas sekolah ini mulai masuk 13 Juli. Tapi 13 Juli ini belum tentu masuk kelas juga”, ujar Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, usai menggelar rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang. Kamis, (28 /5/ 20).

Sekarang masih dikaji, lanjut Dony, apakah mau tetap online, apakah mau masuk kelas,

“Masih dikaji secara matang. Karena kami khawatir sekolah ini dibuka, anak-anak akan sulit juga untuk tidak berkerumun. Jadi belum tentu masuk, belum tentu tidak. Kami masih kaji, karena masih lama, ada waktu untuk tatahar sampai 13 juli”, tandas nya.

Selain itu pihaknya pun mengimbau pada masyarakat Sumedang agar bisa menjadi bagian untuk dapat menyosialisasikan ke publik, berkaitan dengan protokol kesehatan.

“Dan saya pun tadi meminta beberapa masjid sebelum adzan itu mengumumkan. Pertama dalam rangka menjaga keselamatan dalam masa pandemi ini, pertama pakai masker, kedua jaga jarak, ketiga sering cuci tangan pakai sabun, ke empat hindari kerumunan itu terus menerus minta digaungkan pada masyarakat karena itu lah inti new normal,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60