Sambang Desa Sanding Marga, Bupati Ilyas Naik “Joli”

Pewarta : adi/fitry

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Saat sambang desa di sanding Marga Kecamatan Rantau Alai, Bupati Ogan Ilir disambut dan dinaikan kendaraan “Joli”.

Kendaraan Joli merupakan adat tradisi yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Sanding Marga guna menyambut tamu kehormatan seperti Bupati.

Selain itu juga sering digunakan untuk mengarak pengantin. Dimana para mempelai diarak menggunakan kendaraan joli tersebut.

Cukup menarik dan menyedot perhatian warga disaat Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam bersama Camat Rantau Alai, A. Syarnubi menaiki dan diarak pakai Joli itu.

Disepanjang perjalanan menaiki joli, Ilyas melambaikan tanganya untuk menyapa warganya.

Saat tiba dilokasi yang bertempat di SMPN 2 Rantau Alai, kemudian rombongan langsung meninjau sunatan massal yang digelar puskesmas setempat.

Selanjutnya menuju lokasi sambang desa yang sudah ditunggu-tunggu warga.

Dalam kesempatan itu, berbagai atraksi pun mulai dipertontonkan guna menyambut orang nomor satu di Bumi Caram Seguguk itu, termasuk pantun gayung bersambut yang dipersembahkan perangkat desa.

Tak ayal Sang Bupati dan penonton yang hadir langsung tertawa riang karena merasa terhibur atas atraksi dipertunjukan.

Kemudian acara diisi dengan dialog bersama masyarakat dengan tujuan menyatukan visi misi membangun Ogan Ilir agar lebih gemilang.

Camat Rantau Alai, A.Syarnubi mengatakan giat sambang desa yang dilakukan Bupati Ogan Ilir sangat tepat.

Karena dengan demikian Pemerintah bisa mengetahui secara jelas bagaimana kondisi masyarakat dan wilayahnya baik ekonomi, kesejahteraan, insfrastuktur, pendidikan maupun kesehatan.

Sementara itu, Kades Sanding Marga, Kaylani merasa sangat bersyukur dan bangga atas kedatangan Bupati dan rombongan di desanya.

Kedepan Kaylani berharap desanya akan lebih maju dan mampu mendukung program Pemerintah menuju Ogan Ilir gemilang sesuai harapan.

Sambang desa tersebut juga diisi dengan penandatanganan prasasti pembangunan realisasi dana desa tahun 2017 secara simbolis.

(63)