Transformasi di Balik Jeruji : Pembinaan Kepribadian Melalui Kegiatan Keagamaan di Lapas Garut

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Dian Gunawan

Kabupaten Garut — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kabupaten Garut menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati tahun baru Islam 1446 H. Acara yang dipimpin oleh Kepala Lapas Rusdedy ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan kepribadian narapidana melalui pendekatan keagamaan.

“Jadi memang pola pembinaan yang kita jalankan di lapas, terutama untuk pembinaan kepribadian itu lebih berat ke kegiatan pembinaan keagamaan,” ujar Rusdedy.

Menurutnya, peringatan hari-hari keagamaan di lapas dilakukan secara meriah sepanjang tahun. “Untuk 1 Muharam ini, peringatan tahun baru Islam 1446 H kita mulai dengan kegiatan lomba-lomba Islami seperti lomba ceramah dan lomba tahfidz, kemudian ditutup dengan tablig akbar” jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada materi keagamaan, tetapi juga bertujuan mengobati rasa rindu warga binaan terhadap suasana keagamaan di luar lapas.

“Kami mengupayakan mengundang guru-guru dan ustad-ustad agar warga binaan merasa terhubung dengan kegiatan keagamaan di luar,” tambah Rusdedy.

Program pembinaan kepribadian berbasis pesantren ini mengisi keseharian narapidana dengan berbagai ibadah, mulai dari subuh hingga tidur kembali, ia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan diantaranya belajar Al-Quran serta belajar mengenai agama islam.

Rusdedy berharap program ini dapat memberikan panduan bagi warga binaan saat mereka bebas nanti.

“Harapannya sih warga binaan itu paling tidak tahu jalan pulang. Kalau memang belum mau bertaubat, paling tidak dia sudah tahu bagaimana nantinya pada saat bebas kalau dia pengen bertaubat” tegasnya.

Selain kegiatan rutin, momen peringatan hari-hari besar keagamaan juga dijadikan program kegiatan di lapas. Ia menambahkan, suasana perayaan di luar juga dihadirkan di dalam lapas sehingga warga binaan tidak merasa tertinggal.

Meskipun mayoritas warga binaan beragama Islam, lapas juga memberikan perhatian pada perayaan hari raya agama lain.

“Kita juga konsen untuk kegiatan perayaan hari raya agama-agama lain, terutama Natal,” katanya.

Tidak hanya itu, hari-hari besar kenegaraan juga dirayakan dengan meriah di Lapas Garut, Seperti peringatan hari kemerdekaan indonesia 17 Agustus. Diketahui pada bulan tersebut juga merupakan hari ulang tahun kemenkumham yaitu tanggal 19 Agustus.

“Jadi memang momen nya dua, 17 Agustus kita upacara hari kemerdekaan, 19 Agustus itu ulang tahun Kemenkumham,” tutup Rusdedy.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90