PNBB Vonis Pengeroyok Dave Stanley Masing-masing Dua Tahun Penjara

banner 768x98

Pewarta: Mely
Koran SINAR PAGI (Bandung),- Pada Kamis (04/7/2024) Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBB) Sugianto, S.H yang bertindak sebagai Hakim Ketua didampingi Hakim Anggota masing-masing Vici Daniel Valentino S.H, M.H. dan Catur Praseyo, S.H, M.H menggelar sidang putusan atas kasus pengeroyokan yang dilakukan Muhamad Agung Mulyana, Mukti Satria Bakti, Jala Ludin dan Bayu Wahyudin yang mengakibatkan korban Dave Stanley Setiawan luka-luka.

Putusan majelis hakim yang dibacakan di Ruang Sidang Subekti oleh Hakim Ketua Sugianto, S.H. itu berjalan lancar dan tertib.

Majelis hakim setelah mempertimbangkan pembelaan dari tim kuasa hukum para terdakwa, para saksi serta hal-hal yang memberatkan maupun yang meringankan para terdakwa, akhirnya menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Muhamad Agung Mulyana, Mukti Satria Bakti, Jala Ludin dan Bayu Wahyudin masing-masing dua tahun penjara dipotong masa tahanan, serta masing-masing diharuskan membayar biaya perkara sebesar Rp.5000,-.

Menurut majelis hakim para terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melanggar pasal 170 Ayat (2) ke- 1 KUHP.

Ditegaskan majelis hakim, hal-hal yang memberatkan para terdakwa adalah: Karena perbuatan para terdakwa dapat meresahkan masyarakat, dapat membahayakan jiwa saksi korban, dan keluarga terdakwa dengan keluarga saksi korban tidak ada perdamaian.

Sedangkan hal-hal yang meringankan adalah: Para terdakwa mengakui perbuatannya, mengakui bersalah dan menyesali atas perbuatannya, belum pernah dihukum, bersikap sopan, kooperatif, serta saksi korban memaafkan perbuatan para terdakwa dalam persidangan.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Yunus Andianto, S.H yang menuntut para terdakwa dengan tuntutan hukuman masing-masing empat tahun penjara.

Sedangkan tim penasihat hukum ketika dimintai tanggapannya atas putusan hakim tersebut, menyatakan pada dasarnya putusan hakim tersebut sudah objektif, hanya saja karena barang buktinya tidak pernah dihadirkan sehingga membuat tim kuasa hukum menjadi tidak puas, oleh karena itu kami pikir-pikir apa menerima atau banding.

Lebih lanjut perwakilan kuasa hukum, Eber NH Simbolon, S.H. menyatakan pihaknya akan berusaha untuk meyakinkan agar para terdakwa maupun keluarganya kuat menerima putusan hakim ini, dan para terdakwa ketika di lapas tetap sehat dan baik-baik saja harapnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90