Syariat Islam Menuntaskan Masalah Tawuran dan Genk Motor

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh: Emy (Ibu Rumah Tangga)

Aksi tawuran geng motor kembali terjadi diwilayah Ciomas. Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi mengatakan, penangkapan para anggota geng motor itu dilakukan disaat pihaknya tengah melaksanakan operasi pekat pada Minggu(40/6)/24 dini hari.Tim berhasil mengamankan delapan remaja, yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Dua diantaranya kedapatan membawa senjata tajam berupa parang,” ungkapnya dalam keterangan rilis.

Semua identitas pelaku semua telah diamankan, mereka merupakan pelajar yang berdomisili masih seputar lokasi kejadian. Sementara, barang bukti berupa pedang telah diamankan dari para pelaku tawuran. Giat patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif aparat, dalam mencegah aksi tawuran dan tindak kriminal lainnya diwilayah Ciomas.

Dihari yang sama, Polsek Ciomas juga menggagalkan rencana tawuran diwilayah itu, dan yang terlibat adalah remaja. Dalam operasi ini, 3 remaja berhasil diamankan, 6 buah celurit, dan 13 kendaraan bermotor.

Pada saat ini, kasus kenakalan pada remaja semakin menjadi dan merajalela, khususnya kasus aksi tawuran yang dilakukan oleh geng motor. Biasanya geng motor beranggotakan, anak-anak muda yang bermasalah dalam kehidupannya, dan melakukan hal-hal yang membuat dirinya merasa puas. Aksi tawuran yang dilakukan oleh geng motor merupakan tindakan kriminal, karena yang dilakukan oleh para geng motor sudah diluar batas, selain merusak fasilitas yang ada disekitarnya, juga melukai para korbannya bahkan yang lebih miris lagi, tidak segan-segan sampai menghilangkan nyawa orang lain, dengan peralatan senjata tajam yang sengaja mereka bawa, untuk menyerang korbannya.

Yang dilakukan para geng motor ini,tentu disamping merugikan dirinya sendiri juga dapat merugikan banyak orang. Lebih memprihatinkan lagi, kenakalan remaja dilakukan oleh para remaja yang masih belasan tahun, masih berstatus pelajar. Disamping itu banyak pula dampak negatif akibat dari tawuran geng motor ini, diantaranya akan mengakibatkan lalu lintas terganggu, juga menimbulkan keresahan masyarakat disekitarnya.

Tentunya, ada beberapa hal yang menyebabkan geng motor ini terjadi, diantaranya adalah faktor keluarga yaitu, akibat kesibukan orang tua yang terus bekerja, sehingga anak merasa kesepian dan kurang perhatian, dan sianak akan mulai mencari sesuatu yang dianggapnya sebagai hiburan. untuk mengekspresikan dirinya mereka melakukan hal yang negatif, yang dapat menimbulkan keonaran yaitu melakukan tawuran dengan geng motornya.

Selain itu, pihak negara seharusnya mempunyai kewajiban dan kewenangan dalam masalah ini, sebab kemajuan sebuah bangsa tergantung pada akhlaq remaja, karena remaja adalah sebagai generasi penerus. Tetapi dalam hal ini, negara seakan tidak begitu peduli dengan kenakalan remaja pada saat ini, dan menganggap hal yang dilakukan remaja adalah sesuatu yang wajar. Disamping itu, tidak adanya sangsi tegas yang diberikan kepada para remaja, yang melakukan tindakan diluar batas, sehingga kesalahan yang sama akan terjadi berulang kali.

Masalah tawuran, yang dilakukan oleh geng motor merupakan potret buram pendidikan sekulerisme, sistem yang memisahkan agama dari kehidupan. Masalah agama hanya cukup dilakukan pada saat melakukan ibadah mabdoh saja, tetapi dalam kehidupan sehari-hari agama dikesampingkan. Sehingga manusia bebas berekspresi sesuai apa yang mereka inginkan, tanpa disandarkan pada keharaman dan kehalalannya. Dalam Islam pemuda adalah generasi penerus, yang harus mempunyai kepribadian Islam, sehingga akan terwujud generasi yang mempunyai iman yang kokoh dan berakhlak mulia.

Jika sampai sejauh ini, tidak ada cara untuk menuntaskan masalah tawuran yang dilakukan oleh geng motor, atau masalah kenakalan remaja yang saat ini semakin menghawatirkan. maka dari itu, sudah saatnya menjadikan syariat Islam solusi dari berbagai permasalahan yang ada. Karena Islam bukan hanya agama saja, tetapi Islam mempunyai aturan yang langsung datangnya dari Allah SWT.

Aturan Allah SWT itu sudah mutlak, tidak bisa diganggu gugat ataupun dirubah. Beda halnya dengan sistem Demokrasi yang diadopsi oleh negeri yang mayoritas muslim ini, aturannya dibuat oleh manusia yang suatu saat bisa dirubah sesuai dengan kepentingannya. Jadi intinya, solusi hakiki untuk menyelesaikan masalah yang sedang dialami oleh umat adalah, penegakan syariat Islam, karena hanya Islamlah yang mampu mengatasi permasalah umat, dalam berbagai aspek kehidupan.

Wallahu alam Bisshowab..

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90