Warga Tuntut Kaji Ulang Perijinan SPBE Warung Jeruk Sumber Gas

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : A Y Saputra

Kabupaten Ciamis – Dengan kejadian Gas meledak di SPBE PT Warung jeruk Sumber Gas pada hari jumat lalu tanggal 14 Juni 2024 yang menimbulkan dua orang korban warga dusun Bantar Caringin desa Ciharalang adakan Audensi dengan pihak perusahaan PT Warung jeruk Sumber Gas, bertempat di Aula desa Ciharalang Minggu (16/06/2024).

Audensi tersebut dihadiri,perwakilan Owner SPBE Hj Dede Yanah Manager SPBE Andri Somantri, didampingi Kepala Operasional Asep Nugraha, Kapolsek Cijengjing Iptu Baehaki, Danramil Cijengjing, Kepala Desa Ciharalang Mukhlis, BPD,LPM,bKetua Karang taruna,dan perwakilan warga.

Dalam Dialog tersebut Perwakilan warga Heri mengatakan,dengan terjadinya insiden warga memohon adanya kaji ulang perizinan yang dikantongi perusahaan, karena pihaknya merasa tidak pernah memberikan izin terhadap perusahaan sejak awal berdirinya SPBE di dekat pemukiman mereka.sekitar 15 tahun lalu.

“Waktu itu kami tidak pernah mendapat sosialisasi atau pun pemberitahuan akan berdirinya SPBE, namun perusahaan sudah mengantongi izin.kami sebagai Warga berharap ada kaji ulang terkait perizinan yang dikantongi perusahaan,” terangnya.

Selain Heri Jajat,sebagai perwakilan warga yang merupakan pernah bekerja di SPBE Warung jeruk mengatakan insiden kebakaran berdasarkan penilaiannya terjadi karena adanya kelalaian petugas yang tidak memperhatikan kebocoran tank,mereka kayaknya tidak mengikuti SOP dalam membuang limbah vapor.

“Mereka membuang vapor tidak sesuai SOP yang ada,saat kejadian kebetulan saya ada di sekitar lokasi waktu itu saya sedang mengukur tanah kebun untuk disertifikatkan.Setahu saya tidak ada api dari luar area, justru api datang dari dalam area menjalar keluar dan menyambar warga yang sedang berada di kebun,” Imbuhnya.

Lebih lanjut Jajat mengatakan, saat dirinya menjadi pegawai di SPBE sangat mematuhi SOP sehingga tidak ada limbah atau pun vapor yang keluar karena dibuang di tempat yang tersedia yaitu beberapa bak berisi air sehingga tidak gampang terpicu disaat ada percikan api.

Sementara Manager SPBE PT Warung Jeruk Sumber Gas, Andri Somantri mengatakan, yang dikerjakan pegawainya sudah sesuai SOP yang ada, namun pihaknya belum bisa menyimpulkan kronologis atau penyebab terjadinya insiden tersebut.

“Insiden tersebut kami belum bisa menyimpulkan itu harus dibuktikan dulu. Jadi sampai hari ini kami terus koordinasi dengan pihak kepolisian yang sedang melakukan investigasi. Tunggu saja hasil penyidikan dan penyelidikan kepolisian”. Tandasnya.

Kepala Desa Ciharalang, Mukhlis mengatakan Audensi ini akan dibuat berita acara pihaknya akan menindaklanjuti berita acara hasil musyawarah tersebut ke kecamatan dinas terkait.

“Berita acara ini menjadi dasar kami untuk menindak lanjut,apa yang diharapkan warga masyarakat,terutama permintaan untuk mengkaji ulang terkait perizinan SPBE tersebut,” Pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90