LPPM Universitas Nurtanio Bandung dan Beberapa Dosen melakukan Penarikan sekaligus perpisahan Mahasiswa KKN Tematik PTMGRMD Sumedang 2024

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta ; vicky rizki

Koran Sinar Pagi, SUMEDANG – Universitas Nurtanio Bandung (UNNUR) melakukan penarikan sekaligus pisah sambut Mahasiswa Mahasiswi yang mengikuti Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Upaya nyata dalam mendukung Pembangunan Desa melalui pendekatan Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD) di Kelurahan Pasanggrahan Baru Kecamatan Sumedang Selatan, Kamis (13/6)

Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nurtanio Bandung melaksanakan penarikan sekaligus perpisahan mahasiswa Mahasiswinya yang melaksanakan Program Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui program LLDIKTI 4 yang bekerja sama dengan PEMDA Sumedang dengan nama Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD).

Kegiatan ini merupakan agenda yang dilakukan oleh Tim LP2M yang bermaksud untuk untuk menarik mahasiswa mahasiswi Universitas Nurtanio Bandung yang telah melakukan KKNT selama 4 bulan sejak tanggal 17 Februari 2024 , penarikan ini dilakukan melalui Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) oleh Ibu Dr. Lies Banowati, S.T.,M.T selaku Kepala LPPM dan DPA, dan Bapak Albert Kurniawan Purnomo, S.E., M.M selaku DPL.

“Kuliah Kerja Nyata bukan hanya tentang memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga tentang proses pembelajaran yang tak tergantikan bagaimana cara menghadapi masalah masalah mulai dari yang kecil maupun yang besar serta dengan solusinya, mahasiswa juga bisa belajar bagaimana caranya untuk mengelola waktu dan caranya berinteraksi, mengajak serta memberikan sebuah pokok pokok pikiran dan mengaplikasikannya. Oleh karenanya ini adalah langkah konkrit menuju pengalaman dunia nyata yang mengasah ketrampilan sosial, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan kerja tim. Melalui KKN, mahasiswa UNNUR juga dapat belajar untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, yang memiliki kepedulian yang mendalam terhadap masalah sosial, dan yang dapat memberikan solusi nyata,” ujar ketua Kepala LPPM dan DPA Ibu Dr. Lies Banowati, S.T.,M.T. kepada Wartawan di lokasi

Selama 4 bulan tersebut mahasiswa melaksanakan kegiatan non fisik maupun fisik yang telah menjadi Target dalam memfokuskan pada indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI), diantaranya Zero New Stunting, Program Inovasi, Pusat Kesejahteraan Sosial, Literasi Masyarakat Miskin Ekstrim, dan Program One Village One Product.

Penarikan mahasiswa dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Pasanggrahan Baru yang dihadiiri oleh Bapak Harits Septian Yogatswara S.TR. selaku Lurah Pasanggrahan Baru, dihadiri juga oleh Bapak Cucu Ruhimat S.T., M.T. selaku Wadek III Fakultas Teknik, Bapak Johanes Adi Prihantono, S.T., M.T. selaku Kepala Program Studi Teknik Elektro, Bapak Erlian Supriyanto S.T., M.T. Selaku perwakilan dosen Fakultas Teknik, Ibu Dr. R. Raya Mustiraya S.T., M.Si. selaku Wadek III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ibu Arini Permatasari, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Program Studi Administrasi Negara, Ibu Siti Nuraeni, S.Sos., M.AP. sebagai Kepala Program Studi Administrasi Bisnis, Ibu Sri Sutjiningtyas, S.Pd., M.Kom., selaku Wadek II Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika dan juga terdiri dari 5 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa Fakultas Teknik, 3 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik antara lain Abel Bima Candra, Ferdian Yoga Perdana, Fitria Arum, Reni Petriani, dan Juwita Oktaviani.

“Terima kasih kepada Universitas Nurtanio Bandung karena telah mempercayakan mahasiswanya untuk mengabdikan diri dengan sepenuh hati pada masyarakat Pasanggrahan baru, Hari ini, kita berkumpul dengan perasaan campur aduk untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Puji Syukur mahasiswa mahasiswa mampu menyelesaikan 5 KPI dengan penuh rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi. Kehadiran mereka selama beberapa bulan terakhir telah menjadi berkah bagi kita semua.Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada para mahasiswa KKN atas dedikasi, kerja keras, dan semangat positif yang mereka bawa ke kelurahan kami. Saya juga ingin menekankan bahwa semangat gotong royong yang diperlihatkan oleh mahasiswa KKN tidak hanya menciptakan perubahan nyata, tetapi juga telah memupuk ikatan sosial yang erat antara mereka dan warga desa sehingga para warga merasakan kehilangan yang amat dalam dengan berakhirnya kkn ini”, ungkap Harits Septian Yogaswara S.TP., selaku Lurah Pasanggrahan Baru.

KKNT melalui program PTMGRMD ini dianggap sebagai salah satu progam yang baik dalam bentuk pengabdian universitas kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi harapan dan kesempatan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama studi mereka dalam situasi nyata.

Selama satu bulan berada di desa-desa, mahasiswa tidak hanya membantu dalam pembangunan fisik dan program sosial, tetapi mereka juga menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif, inovasi, dan solusi kreatif ke tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar tugas akademis, KKN membekali mahasiswa UNNUR dengan pengalaman berharga yang membentuk karakter dan nilai-nilai positif.

Sebagai tambahan, bahwa Ini adalah perjalanan yang merubah pandangan mereka tentang dunia, memperdalam empati, meningkatkan pemahaman mereka tentang realitas sosial, dan mengukuhkan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan cindera mata sebagai simbol berakhirnya masa KKN Mahasiswa UNNUR di Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten sumedang. (vr)*****

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90