Jangan Ganggu Sakralitas PPDB

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Ketua DPP AKSI)

Warga negara paling istimewa di semua bangsa adalah anak didik. Bahkan di negara tertentu, bila anak didik terbengkalai langsung diambil alih oleh pemerintah/negara.

Saat orangtua dan pihak keluarga mengabaikan anak/anak didik, maka pemerintah merawat setiap anak. Di negara kita masih belum jauh ke sana.

Lebih aneh lagi dan sangat anomalis ketika pemerintah melalui satdik melayani anak didik (CPD) dalam PPDB, malah ada pihak eksternal, oknum tertentu sangat modus, mengganggu layanan PPDB di satuan pendidikan.

Mereka mengganggu jalannya PPDB dengan hadir di sekolah, menyita waktu kepala sekolah dan guru. Ketika para kepala sekolah dan dewan guru fokus melayani anak didik, mereka fokus bermodus.

Sebaiknya oknum oknum yang modus, dan ujung ujungnya ujung, jangan hadir di sekolah saat layanan PPDB berlangsung. Bila mereka berkunjung, sama dengan “mengganggu masyarakat”.

Mengapa mengganggu masyarakat? Karena masyarakat yang harus dilayani oleh kepala sekolah dan dewan guru, malah melayani mereka yang modus. Semoga mereka sadar dahulu mereka pernah punya guru.

Duhai Allah, ampuni “mantan” murid murid kami yang kurang menghormati kepala sekolah dan guru. Semoga anak dan istri mereka hidup lebih baik dan berkah, dan selamat.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90