LPPM Universitas Nurtanio Bandung dan Beberapa Dosen melakukan Monitoring Mahasiswa KKN Tematik PTMGRMD Sumedang 2024 dan Kunjungan ke Situs Sejarah di Gunung Palasari

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: vicky

Koran SINNAR PAGI, SUMEDANG-Universitas Nurtanio Bandung (UNNUR) menyelenggarakan monitoring dan evaluasi Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Upaya nyata dalam mendukung Pembangunan Desa melalui pendekatan Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD), Senin (29/4) Pagi.

Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nurtanio Bandung melaksanakan kunjungan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui program LLDIKTI 4 yang bekerja sama dengan PEMDA Sumedang dengan nama Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Tim LP2M yang bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi serta memberikan masukan mengenai Program kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh Mahasiswa di daerah KKN meliputi kelurahan Pasanggrahan Baru, kelurahan Kota Kulon dan kelurahan Regol Wetan , Kabupaten Sumedang , Jawa Barat ,
Monev kali ini bertempat di Gunung Palasari.

Monev ini dilakukan melalui Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) oleh Ibu Dr. Lies Banowati, S.T.,M.T selaku Kepala LPPM dan DPA, dan Bapak Albert Kurniawan Purnomo, S.E., M.M selaku DPL.

‘’Monev ini beda dengan monev pada umumnya Dimana monev ini di lakukan di situs Sejarah yakni benteng Belanda yang ada di Gunung Palasari kecamatan Sumedang Selatan. Monev ini adalah sebuah inisiatif unik yang menggabungkan kunjungan ke situs bersejarah dengan monitoring mahasiswa KKN. Langkah ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman mahasiswa dalam mempelajari dan melestarikan sejarah lokal sambil menjalankan tugas KKN mereka’’ ujar ketua Kepala LPPM dan DPA Ibu Dr. Lies Banowati, S.T.,M.T. , Kepada Wartawan , di Lokasi.

Sebelum kegiatan monev di mulai para peserta KKN beserta tim monev di dampingi oleh Ibu Feni Yuliani Amijaya, S.IP
Koordinator Juru Pelihara BPK IX/Juru Pelihara Situs Benteng Gunung Palasari.

“Gunung Palasari merupakan lokasi tinggalan yang terdiri dari bangunan perbentengan yang dibangun dengan teknik beton yang dikamuflase dengan lingkungan sekitarnya, di bagian puncak Gunung Palasari. Terdiri dari 8 (delapan) bangunan inti yang terpisah satu dengan yang lainnya, struktur yang menyerupai bak air, struktur pintu gerbang, dan struktur yang menyerupai pendopo di dekat beberapa bangunan inti” ujarnya memberikan penjelasan kepada mahasiswa KKN dan Tim monev.

Hasil liputan tim media, Acara monev tersebut di gelar di gunung palasari Kecamatan Sumedang Selatan, dengan dihadiri oleh Bapak Johanes Adi Prihantono, S.T., M.T. selaku Kepala Program Studi Teknik Elektro, Bapak Suharjanto Utomo, S.Si., M.T. selaku Kepala Program Studi Teknik Informatika.

Juga terdiri dari 15 mahasiswa yang terbagi menjadi 3 kelurahan yakni, kelurahan Pasanggrahan Baru terdiri dari 2 mahasiswa Fakultas Teknik, 3 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik antara lain Abel Bima Candra, Ferdian Yoga Perdana, Fitria Arum, Reni Petriani, dan Juwita Oktaviani.

Sedangkan dari kelurahan Regol Wetan terdiri dari 2 mahasiswa Fakultas Teknik, 1 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika dan 2 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik antara lain, Aryo Paksi Jaladhara, Bagus Adriyan Muharram, M. Irshal Zarazir Naomi Rahayu, Nur Sipa Parijah

Lalu dari kelurahan Kota Kulon terdiri dari 4 mahasiswa Fakultas Teknik, 1 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika antara lain Daniel Pandapotan Sitohang, Ramos Kanaya, Andi Abdul Muthalib Yusuf, M. Nurrizki , dan Muchamad Yusuf Indrayanto.

Beberapa point penting pada evaluasi yang ditekankan kepada para mahasiswa, di antaranya adalah tentang progres dari capaian dan mengenai catatan harian dari masing-masing kelompok yang berada di masing masing kelurahan.

“Kita ingin agar pelaksanaan KKN di lapangan berjalan dengan efektif , efesien dan sesuai dengan program yang telah menjadi target sejak awal, dan juga kami mengingatkan agar para mahasiswa tetap menjaga sikap dan nama baik almamater selama kegiatan KKN berlangsung,” tutur dari Kepala LPPM dan DPA Ibu Dr. Lies Banowati, S.T.,M.T.

Dengan memadukan kegiatan monev dan kunjungan ke situs bersejarah Gunung Palasari dengan pembelajaran langsung di lapangan, mahasiswa dapat memahami lebih dalam tentang konteks sejarah dan budaya setempat. Sementara itu dengan adanya monev ini membantu perguruan tinggi untuk memastikan bahwa mahasiswa KKN tetap terhubung dan berkontribusi secara efektif dalam target capaian mereka.

Para pembimbing serta DPA dan DPL mengungkapkan harapan bahwa melalui program ini, mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan pengalaman berharga dalam menerapkan pengetahuan akademis mereka, tetapi juga menjadi agen perubahan yang berpengaruh dalam memperkuat kesadaran akan warisan sejarah lokal. *****

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90