Bulan Juni Mendatang, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok Akan Melaunching Kantor Elektronik

  • Whatsapp
banner 768x98

Peearta : Anis

Kota Depok – Kepala BPN Kota Depok, Indra Gunawan mengatakan, tujuan utama dari transformasi digital untuk memudahkan pengurusan pertanahan dan meningkatkan peringkat, kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) di Indonesia.

“Hadirnya Kantor Elektronik, BPN Kota Depok berharap layanan pertanahan 100 persen elektronik berkualitas, zero tunggakan layanan dalam mendukung pencanangan kota lengkap,” kata Kepala BPN Kota Depok, Indra Gunawa usai rapat koordinasi internal di Aula BPN Kota Depok, Senin, (20/05/24).

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok akan mengimplementasikan Kantor Elektronik pada Juni 2024. Nantinya seluruh layanan pertanahan akan berbasis digital atau elektronik.

Terkait progresnya, hingga hari ini, Kantor Pertanahan Kota Depok sudah menerbitkan 106 sertifikat elektronik.

BPN Kota Depok terus memastikan, transformasi alih media dari hijau (sertifikat lama) ke elektronik sebagaimana diamanahkan Presiden RI Joko Widodo, dan Kementerian ATR/BPN dilakukan secara masif dan aturan.

“Koordinasi internal hari ini upaya memastikan Kantor Elektronik berjalan sesuai rencana,” jelas Indra, sapaannya.

Indra juga menjabarkan kelebihan dari Kantor Elektronik, yaitu proses administrasi dilakukan secara digitalisasi yang memiliki banyak kelebihan, mulai dari keamanan yang lebih tinggi.

Kantor Elektronik juga bagian dari gerakan meningkatnya kepercayaan masyarakat, dengan mengurangi proses tatap muka, waktu lebih efhisien dalam mencetak sertifikat dan lebih efisien dari tempat penyimpanan yang awalnya berbentuk ruang,” jelas Indra.

Untuk diketahui, sambung Indra, modernisasi layanan pertanahan secara elektronik, telah dilakukan di berbagai negara seperti Macedonia, Republik Kirgizstan, Finlandia, Polandia. Dampaknya pelayanan pemeliharaan data pertanahan (derivatif) meningkat sangat pesat.

“Beberapa negara tersebut juga telah melakukan antisipasi lonjakan pelayanan dengan melakukan modernisasi pelayanan secara elektronik,” jelas Indra.

“Kami meminta doa dan dukungan masyarakat Kota Depok. Semoga implementasi penerbitan sertifikat elektronik dapat berjalan sesuai arahan Kementerian ATR/BPN,” tutur Indra.

Sementara itu, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, BPN Depok, Dindin Saripudin menambahkan, Kantor Elektronik yang merupakan bentuk transformasi ke sistem elektronik bukanlah sebuah inovasi baru. Tetapi ini bagian dari perubahan zaman yang harus dilewati.
Langkah tersebut sebagai solusi dari sistem lama ke sistem yang lebih modern untuk menunjang layanan kelas dunia.

Saat ini, sambung Dindin, BPN Kota Depok secara bertahap telah melakukan alih media sebagai pilot project. Di masa depan, diharapkan semua sertifikat hak atas tanah diterbitkan secara elektronik, termasuk sertifikat tanah milik masyarakat akan terakumulasi secara menyeluruh.

“Sekali lagi bahwa transformasi ini merupakan langkah besar dalam upaya memodernisasi sistem pertanahan di Indonesia,” ujarnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90