Musyawarah Sengketa Pilkada Garut 2024 : Aceng Fikri Ajukan Gugatan

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut tahun 2024 diikuti 2 (dua) pasangan bakal calon independen, termasuk Aceng Fikri di Gedung Risma, Selasa (21/5/2024).

Aceng Fikri mengajukan gugatan terkait kendala yang dianggap memberatkan dalam proses Pilkada.

“Ini adalah gugatan perselisihan proses Pilkada karena ada beberapa hal yang memberatkan kami. KPU menetapkan batas waktu pada tanggal 12 pukul 00:00, sehingga pasangan kami tidak bisa memenuhi semua persyaratan tepat waktu,” jelas Aceng.

Dalam gugatannya, Aceng meminta perpanjangan waktu untuk melengkapi persyaratan administrasi.

“Kami menggugat keputusan KPU dan meminta perpanjangan waktu untuk menyelesaikan persyaratan administrasi,” terangnya.

Aceng Fikri menambahkan bahwa meskipun berkas administrasi telah disiapkan dan dibawa, waktu yang diberikan terlalu singkat.

“Berkas administrasi sudah kami bawa semua, tapi waktu yang diberikan sangat singkat dan tidak realistis untuk memenuhi persyaratan,” tambahnya.

Aceng belum dapat memastikan kehadirannya di sidang berikutnya. “Kita lihat nanti, karena besok itu pemeriksaan saksi, bukti, dan keterangan ahli,” ujarnya.

Aceng berharap Bawaslu dapat memediasi dengan bijak dan KPU memberikan solusi yang adil.

“Harapannya, Bawaslu bisa memediasi dengan bijak dan KPU memberikan solusi yang menghargai hak politik warga negara melalui calon perseorangan,” tutupnya.

Musyawarah ini diharapkan dapat memberikan solusi yang adil bagi semua pihak serta menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan umum.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90