Senin, Januari 19, 2026

Forum Renja DLHK Kota Depok, Masalah Sampah dan Indek Kualitas Lingkungan Hidup

Pewarta : Anis

Kota Depok – Kegiatan Rencana Kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bertempat di Hotel Savero, Senin (19/02/2024) Kota Depok.Tampak hadir, wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH) serta narasumbernya, kepala DLHK Abra bersama kepala Bappeda Dadang Wihana dan Nixon dari perwakilan pihak Kementrian.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Depok menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) akan menjalankan program penanganan sampah berbasis masyarakat dengan metode maggot.

Hal itu diungkapkan Wakil WaliKota Depok Imam Budi Hartono, pada saat menghadiri Forum Rencana Kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Wakil WaliKota Depok, Imam Budi Hartono atau kerap disapa akrab IBH, berharap persoalan sampah dan indeks kualitas lingkungan hidup bisa maju, berkembang, dan lebih baik.

“Fokus kita yang pertama adalah tentang janji kampanye Idris – Imam dimana di DLHK ini ada satu item yaitu Alun-alun wilayah Barat yang Tahun lalu sudah dikerjakan dan Tahun ini ditambahkan lagi kalau sudah selesai berarti janji kampanye sudah tertunaikan,” ucapnya.

Kedua persoalan yang muncul dimasyarakat yaitu masalah sampah dan masalah Indeks kualitas lingkungan hidup, kita fokus kesitu. Masalah sampah ini kita tangani dari hulunya, kita ditahun 2024 ini ada pilot project penanganan sampah berbasis lingkungan dengan menggunakan Incenerator kalau ini berhasil kita akan kembangkan sehingga sampah selesai dilingkungan, jelasnya.

Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Nikson Pakpahan dalam paparannya mengatakan,”apresiasi kepada Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono karena menguasai sekali konsep sampah.Dan informasi tadi dari Bappeda Dadang Wihana tentang janji-janji kampanye Wali tentang ruang terbuka hijau,” ungkapnya.

“Pengalaman kami berdiskusi dengan daerah yang terkait dengan sampah, mengawali pertemuan ini, Dirjen KLH saat ini lagi rapat findisasi HPSN untuk ADIPURA.Kota Depok banyak tatanan praktek kerja di kementerian kami tidak tahu dalam arti positif.Banyak yang telah dilakukan di Kota Depok, namun tidak sampai di Kementerian,” katanya.

Related Articles

Media Sosial

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Terbaru