Pewarta : Zulfadli, M.M.
Koran SINAR PAGI, Langsa-Aceh,- Masyarakat Gampong Mutia, Kecamatan Langsa Kota memberikan informasi kepada media Koran SINAR PAGI, bahwa masyarakat tersebut merasa ke kecewaa terhadap perekrutan KPPS di Gampong Mutia, terkesan ada dugaan unsur KKN.
Menurut ‘Abeng’ yang dipercaya oleh sebahagian anak muda di Gampong dan Dia merupakan warga Gampong Mutia itu sendiri, “Dalam perekrutan KPPS di Gampong, ada dugaan indikasi KKN, yakni dua anggota KPPS adalah anak dari panitia KPPS Gampong.
Masih kata Abeng, “kami tidak mau dengar apapun alasannya dari panitia KPPS sebagai pembelaan atau pembenaran, sebab ini nyata-nyata KKN. Baiknya kedua anak panitia KPPS Gampong Mutia jangan jadi Anggota KPPS disini, nampak sekali keserakahan, masih banyak anak-anak muda lain yang juga mampu pantas untuk jabatan tersebut, lagi pula syarat pengetesan KPPS itu bukanlah sulit- sulit amat, hanya cuman wawancara saja,” ujar Abeng.
Lebih jauh Abeng mengatakan, “Kalau bisa satu orang saja anak panitia KPPS tersebut, yang satunya digantikan oleh warga yang lain agar tidak ada kecemburuan sosial atau meminilasir imej KKN,” pungkas Abeng.
Di kesempatan yang lain KSP menemui Ketua KPPS Gampong Mutia, Ihsan, meminta penjelasannya. Ihsan menjelaskan, terkait 2 orang anggota KPPS anak dari panitia KPPS, satu diantaranya melalui PANTARLIH (Petugas Pemutarkhiran Data Pemilih) dan itu diminta oleh panitia, sedangkan yang satu lagi ikut tes,” jelas Ihsan kepada KSP.




