Jumat, Maret 6, 2026

Kegagalan Hukum Dala Sistem Sekuler

Oleh : Heny Ganjar (Ibu Rumah Tangga)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang juga calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menyatakan, kegagalan hukum merupakan salah satu alasan terjadinya kemunduran di Indonesia.
Dia menyampaikan, jika ada yang mendengar satu izin usaha yang sudah diberikan oleh bupati yang sudah berjalan, tetapi muncul lagi bupati baru lalu mengeluarkan izin baru untuk objek yang sudah dikeluarkan kepada orang lain terutama terjadi di area pertambangan.
Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini berpandangan, pembangunan nasional saat ini tengah mengalami tantangan dan perbaikan di sektor penegakan hukum adalah solusinya. Menurut dia, perbaikan penegakan hukum harus dilakukan secara komprehensif, baik dari segi regulasi, implementasi, serta birokrasi penegakan hukumnya.

Undang undang buatan manusia yang tidak memiliki kapabiltas justru membuka peluang ketidakpastian hukum dan munculnya kebutuhan akan aturan baru.
Padahal Sejatinya perbaikan penegakan hukum tidak akan pernah tegak jika sistem sekuler masih tetap diemban. Aturan yang dibuat oleh manusia sendiri yang serba terbatas dan bersifat lemah, maka hukum yang dihasilkan pun pasti mengandung banyak kelemahan dan kekurangan.

Jelas dari fakta pun menunjukan lemahnya sistem sekuler yang diemban sekarang. Berbeda jika hukum yang ditetapkan dalam islam, tentunya membawa keadilan bagi rakyat. Karna asasnya bersumber akidah islam yang melahirkan berbagai macam aturan kehidupan.
Hukum yang lahir dari Al Qur’an dan Assunah, sehingga tidak seorang pun yang bisa mengotak atik dan memanipulasi hukum Allah.
Dan Dengan adanya pemimpin dalam islam yang tegas dan bertakwa, hukum akan tegak tanpa kecuali. Pemimpin islam dan petugas negara akan selalu taat pada Allah karena memahami adanya pertanggung jawaban dunia dan akhirat.

Wallahu a’lam bishawabl

Related Articles

Media Sosial

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Terbaru