Kang Ricky, Caleg DPR RI ini Lakukan Silaturahmi ke Karaton Sumedang Larang

0
282

Pewarta: Steven Gervan

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Calon Anggota Legislatif (Caleg) Anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya (Golkar) Nomor Urut 8, Ricky Megantara Ibnu Sagi, S.Ip.,M.I.Kom melakukan kunjungan silaturahmi ke Karaton Sumedang Larang (KSL) yang diterima langsung oleh YM. Radya Anom KSL Rd. Luky Djohari Soemawilaga, pada pukul 21.00 wib di Bale Agung Srimanganti KSL.

Ricky Megantara Ibnu Sagi, S.IP., M.I.Kom, atau yang sering disapa Kang Ricky, kunjungi KSL bukan kali ini saja, namun beliau sudah beberapa kali melakukan kunjungan silaturahmi ke KSL. Dalam kunjungannya kali ini, Kang Ricky selain melakukan kunjungan silaturahmi juga untuk bersinergi dan sharing (berbagi ilmu-red) terkait kesepahaman Kabupaten Sumedang kedepannya dalam konteks budaya.

“Sumedang memiliki nilai yang sangat tinggi baik dari historical maupun sumber daya alam yang dimilikinya, rekam jejak Kabupaten Sumedang pun dari jaman dahulu sangat tinggi mulai dari Kerajaan Sumedang Larang sampai dengan saat ini,” ucap Kang Ricky kepada koransinarpagijuara.com, Jumat (12/01/2024)

Masih dilokasi yang sama, Kang Ricky mengatakan, dalam kontektual kerajaan, Sumedang Larang sangat diperhitungkan dan memiliki tempat yang tinggi diantara kerajaan-kerajaan lainnya di Nusantara. Bahkan Sumedang Larang adalah penerus Kerajaan Padjajaran dengan bukti diserahkannya Mahkota Binokasih Sanghyang Pake oleh Kandaga Lante yang dipimpin oleh Eyang Jaya Perkasa ke Kerajaan Sumedang Larang. Pada saat itu, Raja Sumedang Larang ialah Pangeran Santri yaitu suami dari Ratu Satyasih Pucuk Umun.

Mahkota tersebut diserahkan untuk dipakaikan ketika penobatan Prabu Geusan Ulun putra Pangeran Santri dan Ratu Pucuk Umun dan dalam Pustaka Kertabhumi I/2 (h. 69), “Ghesan Ulun nyakrawartti mandala ning Padjajaran kangwus pralaya, ya ta sirnz, ing bhumi Parahyangan. Ikang kedatwan ratu Sumedang haneng Kutamaya ri Sumedangmandala” dengan arti, “Geusan Ulun memerintah wilayah Padjajaran yang telah runtuh, yaitu sirna, di bumi Parahyangan.”

Lanjut Kang Ricky, dengan bekal itulah Kabupaten Sumedang sekarang sangat pas dijadikan Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS), yang kedepannya diharapkan Kabupaten Sumedang bisa mengembalikan kembali kejayaan Sumedang Larang untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang pada khususnya dan Indonesia umumnya.

“Dalam kunjungan silaturahmi ini mudah-mudahan konsep Radya Anom KSL mengenai konsep Wisata Religi yang mengedepankan nilai-nilai seni dan budaya Kabupaten Sumedang seutuhnya untuk bisa dilihat, dinikmati, dilestarikan dan dijadikan destinasi wisata unggulan Kabupaten Sumedang dan bisa disinergikan dengan program-program yang akan saya kembangkan untuk Sumedang Majalengka dan Subang,” pungkasnya

Sambung Kang Ricky, masih dilokasi, tentunya untuk mewujudkan Destinasi Wisata Sumedang diperlukan instrumen seluruh elemen masyarakat lainnya, dan dalam hal ini sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi saya selanjutnya apabila terpilih menjadi Anggota DPR RI. Insha Allah Saya akan berusaha dengan maksimal dan berkomitmen untuk memajukan Destinasi Wisata Kabupaten Sumedang yang masih memiliki value (nilai-red) yang sangat original, salah satunya yang paling utama yaitu Komplek Karaton Sumedang Larang dengan sejarah dan peninggalan-peninggalannya yang masih utuh dan tersebar di seluruh wilayah Sumedang.

Dalam hal ini, melihat potensi-potensi dan nilai yang ada di Kabupaten Sumedang, Kang Ricky sebagai Caleg DPR RI apabila terpilih ingin mengembangkan potensi-potensi dan nilai yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Dan menurut saya, Sumedang juga memiliki potensi-potensi yang perlu dikembangkan dan diperhatikan juga selain dari sektor Pariwisata, ada juga sektor Infrastruktur, Pertanian, Ketahanan Pangan, UMKM dan Pendidikan untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan perekonomian Sumedang, karena menurut saya Kabupaten Sumedang bagaikan Jendelanya Ibukota Jawa Barat dan memiliki Potensi untuk menjadi Kabupaten yang Maju kedepannya,” tuturnya

Kata Kang Ricky, kepada awak media, saya secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada YM Radya Anom KSL yaitu Rd. Luky Djohari Soemawilaga beserta keluarga besar KSL yang telah menjaga, memelihara dan meneruskan sejarah leluhur Sumedang sampai dengan hari ini secara turun temurun. Sehingga kita semua bisa melihat sejarah dan peninggalan-peninggalannya secara utuh sampai dengan saat ini.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Sumedang selalu tetap komitmen dan konsisten untuk pengembangan Seni dan Budaya Sumedang dalam wadah Karaton Sumedang Larang sebagai induknya,” tutup Kang Ricky (*)