Pewarta: Steven Gervan
Koran Sinar Pagi, Bekasi – Karaton Sumedang Larang (KSL) yang diwakili oleh Radya Anom KSL, YM Rd Luky Djohari Soemawilaga turut hadir dan membuka acara Launching (Peluncuran – red) buku yang berjudul Pisau Raut Si Kecil Penuh Pesona karya Ki Gatut Susanta, yang berlokasi di Gedung Juang 45, Kabupaten Bekasi, Rabu(27/12/2023).
Sebuah buku yang menerangkan fungsi, peran, filosofi, dan pengenalan varian Pisau Raut yang terkenal di daerah Pasundan, Betawi, dan Banten, agar tidak punah dan terpelihara dengan baik dilingkungan pelestari atau Museum-museum yang ada di Indonesia.

Pada saat memberi sambutan, Radya Anom KSL, YM Rd Luky Djohari Soemawilaga, “kami berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada penulis dan kawan-kawan yang sudah memberikan sebuah kinerja yang nyata, yang tentunya ini tidak mudah, dan butuh pengorbanan dengan rasa yang ikhlas,” ucapnya
“Untuk menjaga lalu melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada memang betul sekali banyak tantangan-tantangan yang perlu kita lalui, tetapi tantangan itu lah sebagai ujian kalau memang kita memiliki ketentuan,” kata Radya Anom dilokasi
Pada saat memberikan sambutan, Radya Anom KSL, YM Rd Luky Djohari Soemawilaga yang duduk bersampingan bersama Wakil Walikota Bogor, Dedie Abdu Rachim.
Lanjut YM Rd Luky Djohari Soemawilaga, maka melihat filosofi dari pisau raut ini tidak hanya dilihat dari sebuah perkakasnya saja, namun memiliki nilai-nilai luhur, dan identitas budaya. Karena berdasarkan filosofi kami, yaitu Karaton Sumedang Larang yang diberikan oleh Prabu Tadjimalela memiliki arti bahwa Tadji itu Tajam dan Malela itu Ikat atau selendang.

Sementara itu, Penulis buku Pisau Raut Si Kecil Penuh Pesona, Gatut Susanta mengatakan, kami pada saat melakukan penelitian untuk sebuah karya yang kami buat, dan salah satu tempat yang sering dikunjungi untuk sebuah penelitian atau ngobrol bersama sepuh yaitu di Kabupaten Sumedang.
Rangkaian dari acara tersebut yaitu membagikan buku Pisau Raut Si Kecil Penuh Pesona kepada setiap perwakilan yang hadir, tidak hanya buku, tetapi diberikan juga Pisau Raut dengan jenis dan motif yang berbeda. Pada kesempatan ini, Karaton Sumedang Larang yang diwakili oleh Radya Anom KSL, YM Rd Luky Djohari Soemawilaga diberi Pisau Raut khas Padjadjaran.
Turut hadir dalam acara, Karaton Sumedang Larang, Wakil Walikota Bogor, Disparbudpora Kabupaten Bekasi, Para Kasepuhan Budaya dan Tokoh Agama.







