Pewarta : Zulfadli, MM.
Koran SINAR PAGI, Kota Langsa,- Dalam sebuah wawancara eksklusif ke pada Muslim” Selaku Humas di LSM Bungong Lamjaro dari Kota Langsa mengungkapkan keprihatinannya terkait absennya Alokasi anggaran untuk seragam dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama hampir sepuluh tahun terakhir. Percakapan ini menjadi sorotan penting terkait ketersediaan perlengkapan atribut pakaian dinas bagi ASN di wilayah tersebut.
Muslim” dengan tegas menyuarakan kekhawatiran akan potensi ketidakmampuan pemerintah daerah dalam menyediakan seragam bagi ASN. “Jika pemimpin daerah tidak mampu menyediakan seragam ASN, maka penggunaan dana publik perlu dipertanyakan,” ucapnya.
Dalam dialog yang penuh perhatian, Muslim” juga menyoroti kemungkinan adanya dugaan pengeseran anggaran baju dinas ASN untuk proyek-proyek lain seperti, pembangunan gedung kantor polisi, jaksa, pengadilan negri atau TNI dan tidak menutup kemungkinan adanya juga dugaan sama terhadap pembayaran
gaji tenaga anak kontrak dan honorer dengan menggunakan sumber dana alokasi umum oleh pemko langsa dan Hal ini tidak menutup kemungkinan adanya juga dugaan, yang bisa menimbulkan keraguan akan prioritasnya penggunaan dana APBK di Kota Langsa.
Kemudian Muslim” menegaskan “Agar masalah alokasi anggaran seragam dinas ASN ini mendapat perhatian penuh dari DPRK Kota Langsa yang sesuai dengan semangat reformasi.
Muslim” menekankan kembali bawah pentingnya transparansi dan keadilan dalam penggunaan dana publik, sejalan dengan cita-cita reformasi yang lebih adil, transparan dan bijaksana, tegasnya”



