Minggu, Maret 8, 2026

Pelaksanaan Anggaran Swakelola Pada Kegiatan Fisik Di Diadik Kab.Bogor Diduga Kuat Ditunggangi Unsur Kepentingan Yang Melibatkan Sejumlah Pejabat

Pewarta: Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Berbagai macam program perintah, baik pusat maupun daerah gencar di genjot guna meningkatkan mutu dan kwalitas dunia pendidikan di tanah air dewasa ini mulai dari menggelontorkan angharan yang nilainya sangat fantastis guna mengcover kegiatan dalam bentuk fisik pada sub bidang sarana dan prasarana. Akan tetapi, adanya beragam kegiatan di maksud belakangan ini terindikasi selain telah di susupi oleh kepentingan terselubung juga telah di tunggangi sebagai modus overandi pihak terkait dan di duga kuat dengan memanpaatkan kesempatan sebagai ajang cari untung demi meraup pundi – pundi rupiah yang di sinyalir melibatkan sejumlah pejabat khususnya di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Adanya dugaan, terkait indikasi bentuk penyimpangan seputar realisasi dari mata anggaran tersebut, tentunya menambah daftar kelam akan tupoksi dan kinerja mereka pejabat yang berkompeten selaku pemangku kebijakan ditubuh Disdik Kab. Bogor akhir – akhir ini, dugaan leluasanya mereka bermain mata terhadap penerima manpaat alias para kepala sekolah sasaran yang dalam prakteknya selain terkesan tersamarkan hingga nyaris tanpa koreksi dari berbagai pihak seolah – olah tidak terditeksi.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan dari sejumlah narasumber kami www.sigiku.com yang meminta jati diri mereka di rahasiakan. Di mana kuat dugaan sudah ada upaya dari pejabat terkait yang denga sengaja untuk mendoktrin mereka penerima bantuan dana swakelola, di mana dalam pelaksanaanya menjadi kewenangan dan tanggung jawab masing – masing kepala sekolah. Momen ini lah yang terindikasi telah di susupi dan di tunggangi berbagai macan unsur kepentingan pribadi mereka secara terselubung ” by design ” semua sudah di doktrin sedemikian rupa sebagai safety guna mengelabui jangkauan publik tambah sumber kami.

Miris meskipun di era keterbukaan informasi publik saat ini masih ada pejabat yang diduga menyalah gunakan wewenang sudah barang tentu sangat bertentangan dengan tupoksi mereka, demi kepentingan pribadi semata,” tutur beberapa narasumber ketika kami konfirmasi lansung seputar realisasi dan pelaksanaan kegiatan dimaksud. Sementara beberapa narasumber kami yang lain menegaskan ; nampaknya kuat dugaan belakangan ini sudah ada sentuhan tangan dewa yang memegang kendali ditubuh Disdik di belakang layar.

Tidak menutup kemungkinan ini terjadi pada seluruh SKPD di lingkungan Pemkab, ini dari satu sisi terkait kegiatan swakelola. belum lagi di tambah dari sisi lain, mulai dari paket lelang dan penunjukan lansung faktanya terkadang masih tahap perencanaan ternyata pengantinya sudah disiapkan.

Artinya hanya oknum pengusaha berkantung tebal dan deket dengan kekuasan saja yang mendominasi. Diijon semua, makanya jangan heran apa bila di tubuh disdik menemukan oknum rekanan pengusaha yang mendapatkan puluhan paket kegiatan. artinya isu jual beli paket pun selain tumbuh subur juga sulit terbantahkan tegas sumber kami. Hingga berita ini kami publis satu pun pejabat disdik masih bungkam ketika di konfirmasi by phone.

Related Articles

Media Sosial

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Terbaru