Belum Cukup Umur, Berkendara Jadi Bahaya

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Rindi Sartika (Ibu Rumah Tangga)

Kecelakaan lagi-lagi terjadi. Kecelakaan yang terjadi pada seorang pelajar berinsial SF (14)
akibat terlindas ban truk di Jalan Raya Cinunuk, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (12/10) menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan pelajar.
Dikatakan oleh Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom, untuk mengantisipasi angka kecelakaan yang melibatkan pelajar pihaknya pun sudah melakukan himbauan dan pencegahan. Namun karena akibat kelalaian hasilnya pun selalu nihil.

Ketika menilik kasus seperti ini sebetulnya apa faktor penyebab semakin banyaknya terjadi kecelakaan dikalangan pelajar?

Ternyata ketika ditelaah masalahnya adalah banyak para pelajar yang belum cukup usia tapi sudah membawa kendaraan sendiri. Terlebih dijalan raya yang memang begitu padatnya dengan lalu lalang kendaraan.

Perlu diketahui dan disadari bersama bahwa batas umur untuk siap berkendara harus mempertimbangkan dari banyak aspek, terlebih secara emosional. Anak-anak dibawah umur begitu mudah terpancing emosinya hanya ketika ada pengendara lain yang menyusul atau mendahuluinya. Belum lagi tidak sedikit para pelajar yang mengendarai motor tanpa menggunakan alat pengaman berupa helm.
Kemudian, kurangnya kepedulian sebagai orangtua yang begitu mudah memberikan izin kepada anak-anak nya untuk membawa kendaraan sendiri. Begitu pula tidak adanya ketegasan dari guru-guru disekolah yang akhirnya membuat para murid seolah mendapat kebebasan mengendarai kendaraan sendiri ke sekolah.

Kecelakaan-kecelakaan seperti ini lantas menjadi masalah sosial karena nyatanya
kejadian tersebut berada di jalan yang digunakan untuk ruang lalu lintas umum dan masyarakat. Tapi disisi lain, masyarakat seakan-akan melakukan pembenaran dengan membolehkan anak-anak dibawah umur membawa kendaraan sendiri atas alasan efesiensi mobilitas, tanpa memperhitungkan risiko buruk yang akan terjadi.

Islam adalah agama yang sempurna. Dimana aturan-aturannya mampu mengatur seluruh aspek kehidupan. Islam memandang aturan yg ditegakan adalah yang harus ditaati, sehingga islam dijadikan the way of life atau jalan hidup. Dalam kasus seperti ini, maka yang pertama harus dibenahi adalah harus adanya individu yang taqwa. Individu yang taqwa berasal dari mereka mampu menjadikan dirinya paham atas tugasnya sebagai manusia yang senantiasa harus mau diatur oleh aturan-aturan islam. Menjadikan aqidah islam diatas segalanya, sehingga setiap prilaku yang dilakukan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasul dan terdapat dalam Quran dan hadist. Mereka yang faham aqidah islam lantas akan berhati-hati dalam melakukan setiap tindakan dan tentu tidak akan melakukan hal -hal yang dapat menyakiti atau merugikan dirinya sendiri maupun orang lain. Mampu membedakan mana yang benar dan salah, dan akhirnya mereka akan lebih mengutamakan keselamatan dalam menjalankan kehidupan.

Selanjutnya perlunya peran masyarakat dalam amar ma’ruf nahi munkar. Masyarakat harus mampu menjadi pendorong, penggagas dalam mengajak kepada hal-hal baik. Usia remaja memang rentan terhadap prilaku-prilaku yang melanggar norma, maka ketika tidak adanya penguatan aqidah dari orang tua, pengawasan yang ketat dari guru, juga semakin individualisme nya masyarakat saat ini sehingga masyarakat enggan peduli dengan hal-hal yang terjadi disekitar mereka, ini membuat anak-anak remaja berbuat semaunya dan akhirnya prilaku mereka tidak terkontrol serta tidak terkendali.
Dan yang terpenting dari ini semua adalah perlunya peran negara. Negara tidak cukup hanya memberi himbauan saja. Tapi, sudah seharusnya pemerintah mengganti pendidikan sekuler saat ini menjadi kurikulum berbasis islam yang didalamnya penekanan aqidah anak-anak remaja semakin dikuatkan.

Memudahkan layanan pendidikan bagi mereka yang tidak mampu. Karena nyatanya banyak anak-anak remaja yang memiliki krisis moral karena kebanyakan dari mereka putus sekolah akibat terbentur biaya orang tua.
Pemerintah juga tidak boleh membeda-bedakan dalam pemberian hukuman, siapa yang bersalah tentu harus diberikan hukuman yang sesuai. Sehingga ketika timbul efek jera atas hukuman yang diberikan, prilaku mereka akan lebih mudah dikendalikan.

Wallahualam bisawab

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90