Guru Terbaik, Siapa ?

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Menarik pendapat Dr. KH Syaiful Karim yang mengatakan bahwa pada dasarnya banyak orang yang tidak bekerja tapi mengerjakan suatu hal. Apa maksudnya ? Maksudnya adalah orang-orang yang sangat menikmati pekerjaan/profesi yang dijalaninya.

Orang yang bekerja dalam hobi dan kesukaannya, pada dasarnya Ia tidak bekerja melainkan “rekreasi” setiap hari. Betapa bahagianya orang yang melakukan suatu pekerjaan karena hobi, kesukaan dan kebanggaan.

Dr. KH Syaiful Karim mengatakan bahwa bila kita bekerja diawali dengan bismillah dan memahami esensi bismillah, maka pekerjaaan jauh akan lebih baik. Mengapa? Karena kita Lillah, berkomitmen kepada Tuhan, bukan karena komitmen lainnya.

Akhiri pekerjaan dengan hamdallah. Bismillah mengawali, hamdallah mengkahiri. Proses bekerja setiap hari dengan bismillah dan diakhiri dengan hamdallah setelah selesai bekerja, adalah penting.

Mengapa penting ? Karena menunjukan Sang Hamba (yang bekerja) telah digerakan oleh Allah, Tuhan yang maha baik. Hidup dan bekerja pada hakekatnya adalah sebuah perjalanan yang digerakan, dibersamai dan lekat dengan Tuhan yang kasih.

Bukan semata upah, gaji, pujian atasan atau sejawat yang utama bagi Sang Hamba Allah dalam bekerja, melainkan “persembahan” Sang Diri pada Ilahi. Kita semua adalah makhluk yang melekat dengan Tuhan yang maha kasih, sejak ruh ditiupkan.

Kemelekatan kita pada Tuhan yang maha kasih akan terlihat bagaimana hati, kata, tindakan kita dalam keseharian. Termasuk dalam bekerja. Terutama profesi guru sebagai pendidik anak-anak bangsa.

Guru terbaik adalah guru yang selalu basmallah mengawali pekerjaan, hamdallah saat selesai bekerja. Guru terbaik bekerja bukan karena tanggung jawab dan beban mencari nafkah. Guru terbaik bekerja karena suka, hobi dan semangat bertemu wajah-wajah anak didik.

Guru terbaik tahu dan mengerti bahwa bekerja karena suka, hobi dan bangga masuk ruang kelas, yakin hidupnya akan diberkati. Mendidik dan mengajar adalah sebuah kehormatan luar biasa. Menjadi guru adalah sebuah kehormatan tiada tara.

Guru terbaik saat wafat mungkin berkata, “Murid Ku, Murid Ku, Murid Ku” sebagaimana saat Nabi Muhammad wafat mengucap “Ummati, ummati, ummati”. Guru terbaik melekat pada anak didiknya, sebagaimana Nabi melekat pada umatnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90