Pj Bupati Garut Harus Sesuai Mekanisme dan Kebutuhan Kabupaten Garut

0
328

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Habis masa Jabatan Bupati Garut H Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman pada Januari 2024 mendatang yang kini menjadi perbincangan publik tentang siapa Pejabat Bupati Garut yang akan ditunjuk.

Seperti halnya DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut yang menyampaikan siapapun Pj.Bupati kabupaten Garut diharapkan dapat bekerja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan Kabupaten Garut yang belum terselesaikan sesuai target tercapai RPJMD Garut 2019 – 2024 Bupati dan wakil Bupati.

Diketahui, kepada awak media Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan, terdapat tiga nama yang akan diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut melalui Rapat Paripurna DPRD yang mana satu nama dari Pemerintah Kabupaten Garut, satu nama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan satu dari Kementerian Dalam Negeri.

Rudy menyebutkan, tiga nama yang akan diajukan untuk Pj Bupati Garut, ini dari Pemerintah Kabupaten Garut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri, dan ketiganya diajukan oleh DPRD Kabupaten Garut.

Hingga saat ini belum ada pengajuan nama ketiganya, saat ini baru mau mengajukan ke Kementerian Dalam Negeri. Dimana imbuh Rudy, salah satu syaratnya yang diajukan Pj Bupati harus ASN/PNS Eselon II.a golongan IV.E

Terkait rekrutmen, seleksi dan penetapan Pj.Bupati Garut 2024, DPD Laskar Indonesia Garut, LKTKN, Gerakan partisipatif masyarakat (GEMPAR) dan LSM Spektrum yang tergabung dalam KOMPONEN LSM Garut, berharap kedepan siapapun Pj.Bupati nya l, harus sesuai dengan Mekanisme dan kebutuhan Kabupaten Garut.

“Sebagaimana mekanisme Permendagri Nomor 4 tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati dan Penjabat walikota, kami berharap menghasilkan PJ.Bupati yang disuaikan dengan kebutuhan kabupaten Garut,“ ucap Ketua DPD laskar Indonesia Garut sekaligus koordinator KOMPONEN LSM GARUT di sekretariat bersama Jln Otista belakang No 97 Tarogong Kaler Garut.

Dudi menegaskan, Kebutuhan itu sendiri bukan hanya yang siap bekerja, bebas dari pengaruh politik, pengaruh seseorang, pengaruh kelompok dan golongan dan tidak bermain politik, tetapi fokus bekerja menyelesaikan persoalan – persoalan Kabupaten Garut.

Seperti halnya seperti menyelesaikan penurunan masalah kemiskinan, pemberantasan miskin ekrim, ketersedian pangan, IPM (pendidikan Kesehatan ekonomi dan daya beli masyarakat), sunting dan pemerataan pembangunan infrastuktur serta peningkaran PAD (pendapatan asli daerah), Perubahan tata Ruang Garut, Pengendalian pemangfaatan ruang, konservasi hutan dan Lingkungan serta perlindungan Lahan sawah Dilindungi dan pengelolaan sumber daya Air.