SATPOL PP Sumedang Mensosialisasikan Perbup kepada Para PKL

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: S. Gervan Epsa

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Dalam melakukan tindakan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) adalah dengan selalu mensosialisasikan mengenai Peraturan Bupati (Perbup) PKL, satpol PP juga selalu melakukan komunikasi langsung kepada para pedagang sehingga tercipta suasana yang harmonis antara petugas dan pedagang.

Pada saat ditemui di ruang kerja, Sekertaris Dinas (Sekdis), Deni Hanapiah, mengatakan, saya ingin Pemerintah Daerah untuk memikirkan PKL ini tidak terletak hanya di Satpol PP saja. Karena kalau Satpol PP itu jelas aturan mainnya (penindakan), makannya kita ada tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) PKL, apabila mereka (PKL) melanggar maka kita tindak, itu adalah aturan main normatif nya. Selasa (12/9/2023)

“Tetapi kita tidak sekejam itu, karena kan yang kita hadapi ini bukan kriminal, ketika rakyat yang berikhtiar untuk mencari rezeki dan mereka (PKL) tentunya mencari tempat untuk berjualan. Sementara di Sumedang untuk tempat PKL ini relatif terbatas, karena mereka (PKL) pasti mencari keramaian,” tungkasnya

Dibalik tempat berjualan nya para PKL, ini menimbulkan beberapa dampak terhadap lalu lintas maupun para pengguna jalan trotoar.

Menurut mereka (PKL) tempat untuk mencari rezeki tentunya di tempat ramai, lanjut Deni, yang pertama di depan Kampus UPI Sumedang, kedua di sekitar taman kota, ketiga di alun-alun, dan didepan RSUD Sumedang. Tetapi melihat faktor lain, titik-titik tempat berjualan PKL itu berpotensi kemacetan, oleh karena nya Pemda pernah mengeluarkan Perbup mengenai titik-titik lokasi yang diperoleh kan untuk berjualan PKL.

“Tempat nya itu ada di Halaman Parkir Gunung Kunci, di area Pacuan Kuda, cuma ini menjadi pertanyaan, karena pacuan kuda kan sepi jadi siapa yang mau beli? Kalau di Halaman Parkir Gunung Kunci itu masih mendingan,” ucapnya

Oleh karena itu mereka (PKL), lanjut Deni menjelaskan, berbondong-bondong untuk mengisi di lokasi yang ramai, yang banyak pengunjung atau pembeli nya, kemudian tempat-tempat itu otomatis sering berhadapan dengan kami (PKL). Sebab itu kami ketika dilokasi menindak dan memberikan solusi.

“Nah sebetulnya untuk yang memberikan solusi ini bukan satpol PP, tetapi ada Dinas atau Leading sektor yang terkait mengenai PKL,” tutupnya****

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90