Sampah Sungguh Membuat Masalah

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh:  Rindi Sartika (Ibu Rumah Tangga)

Sampah kini selalu menjadi polemik. Bagaimana tidak, semakin banyak nya sampah dimasyarakat tidak diimbangi dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang memadai.
Dan sekarang semakin diperparah dengan Terbakarnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Sarimukti.

Bahkan kini musibah kebakaran di TPA Sarimukti sudah ditetapkan status darurat sampah untuk wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan juga Bupati Bandung Barat.

Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bandung Asep Kusumah saat dihubungi hari Jumat (25/8/23) status tersebut tentu membutuhkan respon cepat dari pemerintah dan juga masyarakat.
Butuh keterlibatan semua pihak dalam penanganan sampah didaerah nya masing-masing.

Bahkan sudah dikeluarkan Surat Edaran (SE) oleh pemerintah Kab. Bandung untuk menanggapi status darurat sampah dan juga sebagai bentuk respon tentang situasi terkini yang terjadi di TPA Sarimukti.

Pemkab Kab. Bandung pun memberikan himbauan agar upaya penanganan sampah mulai dari rumah tangga, harus ditingkatkan. Sarana penanganan sampah baik lubang cerdas organik, harus lebih dimanfaatkan. Juga bank sampah yang ada di sekitar perumahan warga, harus lebih diaktifkan.

Selain itu, Bupati Bandung meminta kepada Pemerintah Desa dan Kecamatan, agar tempat pengelolaan sampah reuse-reduce-recycle (TPS3R) yang telah dibangun di wilayah masing-masing agar terus di monitoring.

Upaya- upaya ini mungkin bisa menjadi sebagian solusi dalam menangani masalah sampah.
Hanya saja ini tidak serta merta menjadi solusi yang signifikan.

Sampah selalu menjadi masalah besar apalagi ketika begitu rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah itu sendiri.
Ada beberapa macam sampah, diantaranya yang paling sering menyisakan problematika adalah sampah rumah tangga hingga sampah limbah dari pabrik.

Ketika kita cermati, saat ini banyak sekali makanan juga produk kebutuhan rumah tangga yang dibungkus dengan kemasan plastik, ataupun stearofoam. Kita tahu, bahwa ada beberapa jenis sampah yang memang sulit diurai oleh tanah, dan juga membutuhkan waktu yang lama dalam proses penguraiannya.
Termasuk salah satunya plastik tersebut.

Maka dari itu, slogan membuang sampah pada tempatnya rasanya belum cukup. Tapi harus diimbangi dengan adanya pengetahuan tentang memilah sampah. Membedakan mana sampah organik dan juga sampah non organik.

Saat ini masyarakat tidak mau sulit dan tidak mau ambil pusing sehingga tidak sedikit dari mereka membuang sampah hanya sekedar memindahkan sampah dari rumah mereka ke tempat pembuangan sampah.
Alhasil, sampah pun semakin menumpuk.

Dan ini tentu menyisakan masalah baru, dimana dengan bertumpuk nya sampah tentu akan menimbulkan bau yang mengganggu, yang tentu akan berpengaruh pada pernafasan.

Belum lagi tidak sedikit masyarakat yang akhirnya membuang sampah ke sungai, sangat miris memang karna selain mencemari sungai, ketika sampah dibiarkan terus menerus tentu akan menimbulkan banjir.

Ketika kita kaitkan dengan islam, Islam tentu mampu memberikan solusi terbaik dalam menangani kasus sampah.
Dimana dalam sebuah hadist dikatakan bahwa “Kebersihan Itu Sebagai Dari Iman” Tentu ini harusnya menyadarkan kita bahwa pentingnya menjaga kebersihan, sehingga sudah seyogyanya kita tidak akan sembarangan lagi dalam membuang sampah.
Perlunya manjadi individu yang taqwa yang memiliki kesadaran yang tinggi bahwa melakukan hal-hal yang merugikan orang lain adalah sebuah dosa.

Islam juga akan terus memberikan pengarahan, pengetahuan kepada masyarakat bagaimana cara mengelola sampah, memilah sampah juga memfasilitasi agar sampah yang masi bisa dimanfaatkan bisa di daur ulang kembali.

Sehingga tentu ini pun akan menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka sendiri. Masyarakat dihimbau agar mengurangi sifat konsumtif dengan tidak banyak membeli barang, makanan atau produk kebutuhan rumah tangga yang kemasannya berbahan dasar yang sulit diurai oleh tanah.

Belum lagi dalam sistem islam pemerintah dan negara akan memberikan sanksi yang berat kepada masyarakat yang tidak taat kepada aturan. Apalagi kepada mereka yang begitu abai dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menjaga lingkungan adalah tugas bersama, sehingga dibutuhkan kerjasama yang baik dari setiap individu, masyarakat, juga peran negara dalam menangani kasus sampah. Sehingga terciptalah lingkungan nyaman, dan masyarakat yang sehat.

Wallahualam bissawab

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90