78 Tahun Merdeka, Kabupaten Bandung Siap Menuju Sejahtera

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Ai Sumiati (Ini Rumah Tangga)

Kamis 17 Agustus 2023 merupakan hari kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia yang ke 78 tahun. Seluruh rakyat Indonesia merayakannya, diberbagai daerah termasuk Kabupaten Bandung.

Di sela-sela penyambutan, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna menyampaikan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 tahun ini. Dengan semangat kemerdekaan itu Kabupaten Bandung akan terus menggali berbagai potensi yang ada di daerah yaitu dengan memanfaatkan demografi dan kemajuan teknologi dan mengimplementasikan amalan nilai-nilai Pancasila dan keagamaan serta bekerja sama dengan semua stakeholder, maka kesejahteraan Kabupaten Bandung akan segera terwujud. Dilansir dari bedanews.com.

Kang DS juga mengatakan, bahwa Kabupaten Bandung yang Bangkit Edukatif Dinamis Agamis dan Sejahtera (BEDAS) akan terealisasi melalui 3 (tiga) aspek yang mencakup perekonomian, kesehatan, dan pendidikan, dan ditopang dengan program prioritas Pemkab Bandung. Dengan begitu akan mengurangi pengangguran dan stunting, serta meningkatkan SDM dan IPM, termasuk tingkat kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung.

Tetapi, apakah cukup melalui tiga aspek tersebut mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bandung? Dan apakah hanya Kabupaten Bandung saja yang memerlukan kesejahteraan?

Dalam aspek ekonomi, Kabupaten Bandung masih terdapat banyak rakyat yang miskin, pengangguran pun masih banyak. Meskipun sumber daya manusianya banyak tetapi tidak berdaya guna karena susahnya pasilitas pekerjaan, sehingga sangat wajar terdapat banyak pengangguran.

Kesehatan, sekalipun rumah sakit banyak tetapi masyarakat harus membayar dengan biaya yang cukup mahal. Sementara adapun yang memiliki kartu jaminan kesehatan, harus melalui proses yang cukup rumit. Itupun tetap harus membayar setiap bulannya.

Pendidikan, banyak anak-anak yang putus sekolah dikarenakan tidak mampu melanjutkan ke jenjang selanjutnya karena membutuhkan biaya pendidikan yang mahal juga. Terlebih penduduk yang ada di pelosok sulit untuk mendapatkan pendidikan.

Dari ketiga aspek tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, sehingga akan sangat sulit untuk menjadikan masyarakat yang sejahtera. Kenapa? Karena semua aspek itu diserahkan pemerintah kepada pihak swasta untuk dikelolanya. Sehingga sangat wajar segalanya berbayar tidak ada yang gratis. Karena swasta menjadikan semua itu sebagai ladang untuk dijadikan usaha. Sementara pemerintah hanya sebagai regulator kebijakan, tetapi yang mengelola semuanya diserahkan kepada swasta.

Kehidupan dalam sistem kapitalisme memang sulit untuk mewujudkan kesejahteraan, karena semua aspek dikelola oleh pihak swasta, Sementara negara berpangku tangan.

Ketika pemerintah merasakan rasa syukurnya atas kemerdekaan saat ini, seharusnya sebagai bentuk rasa syukur pemerintah adalah dengan menjadikan Islam sebagai aturan didalam kehidupan. Karena Islam adalah solusi satu-satunya untuk mewujudkan kesejahteraan, karena aturannya berasal dari sang Khaliq. Sementara aturan yang ada dalam sistem kapitalisme berasal dari manusia yang lemah dan terbatas. Apalagi aturan tersebut hanya menguntungkan pihak yang memiliki modal/kekuasaan. Padahal rakyat adalah tanggung jawab negara yang harus diurusi.

Semua itu hanya akan bisa diwujudkan dalam sistem Islam, dimana negara bertanggung jawab penuh atas rakyatnya. Kenapa? Karena negara sebagai ra’in (penggembala). Setiap permasalahan yang ada di dalam negaranya menjadi tanggung jawabnya. Tidak menyerahkan persoalan rakyatnya kepada pihak lain. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.;
“Imam/Khalifah itu adalah laksana penggembala, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban akan rakyatnya (yang digembalakannya).” (HR. Imam al-Bukhari dan Imam Ahmad).

Walhasil, kesejahteraan itu akan terwujud bukan hanya untuk masyarakat Kabupaten Bandung saja tapi seluruh umat manusia, terutama kaum Muslim. Sebagaimana firman Allah SWT di dalam QS. al-Anbiya (21): 107, yang artinya:
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”

Artinya, risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw. yaitu agama Islam beserta aturannya akan menjadi rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya manusia tetapi semua penghuni alam semesta ini. Wallahu’alam bishshawab.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90