Keraton Sumedang Larang Dikunjungi Wisatawan Manca Negara Untuk Mengenal Sejarah Kerajaan Sunda

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Rizki Vicky EPSA.

Koran Sinar Pagi , Sumedang – Dengan adanya peninggalan sejarah Kerajaan Sunda yang berletak di Kota Sumedang. Berdampak para wisatawan dari berbagai macam negara datang ke Keraton Sumedang Larang (KSL) dengan maksud untuk menggali informasi lebih dalam tentang sejarah Sunda. Para wisatawan asing ini disambut baik oleh Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Raden Lucky Djoehari Soemawilaga, Kamis, ( 3/8/2023).

Dengan kedatangan para turis tersebut yang ingin mendengar sejarah Kerajaan Sunda, maka Radya Anom merasa bangga dan berharap kedepan Kabupaten Sumedang bisa lebih terkenal sebagai destinasi wisata dunia internasional. Hingga mendongkrak dunia pariwisata Sumedang.

” Saya yakin akan berdampak positif bila Keraton Sumedang Larang makin terkenal ke mancanegara. Pasti berdampak terhadap destinasi wisata”, ungkap Raden Lucky.

Semetara itu kepada koransinarpagijuara.com pihak rombongan wisatawan melalui Agus yang menjadi Guide Tour mengungkapkan bila rombongan para wisatawan asing ini berjumlah 18 orang, terdiri dari berbagai macam negara diantantaranya : India , Mexico , Jerman, Amerika, Messir, Korea dan Australia.

Mereka, lanjut Agus, terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi berbagai universitas negaranya masing – masing yang tertarik kepada sejarah tentang kerajaan di Indonesia.

” Sambil tour para wisatawan itu sekalian ingin tahu sejarah tentang kerajaan yang ada di nusantara ini, khususnya Kerajaan Sunda”, ucap Agus.

Selain ingin tahu tentang sejarah kerajaan Sunda , mereka pun ingin melihat secara langsung barang peninggalan yang masih di abadikan di Musium Prabu Geusan Ulun Keraton Sumedang Larang.

” Baru saya tahu kekayaan Kerajaan Sunda masih ada dengan peninggalan yang ada di Keraton Sumedang Larang diantaranya, filsafat dan nilai yang dianggap kekayaannya. Sebetulnya bisa dibagi kepada semua Masyarakat, namun saya bangga semua kekayaan kerajaan sunda masih di jaga dengan baik dan masih di teruskan oleh Raden Lucky Djoehari sebagai Radya Anom Keraton Sumedang Larang sampai saat ini ” ucap Mr. Bruce, Konsultan Kesehatan wisatawan kepada journalist.

Selain itu Mr. Bruce mengungkapkan saat wisatawan datang ke Keraton Sumedang Larang menillai ternyata memiliki prinsip sangat berbeda dan ada rasa penasaran seperti ada nilai rohani didalamnya.

Juga selain itu, hebatnya wisatawan asing ini memiliki rasa ingin tahu hal ihwal Kerajaan Sunda sampai mereka datang ke Keraton Sumedang Larang.

Tuan Bruce mengakui dia sangat senang dengan cara penyambutan, pelayanan dan penjelasan yang di berikan, oleh pihak Keraton Sumedang Larang.

“Kami datang hanya sekedar untuk Field Trip atau tour sambil mengenal sejarah lainya dengan tujuan mensosialisasikan kepada dunia bahwa Kerajaan Sunda ini masih ada, dengan bukti peninggalan yang ada di Keraton Sumedang Larang”, ucap Mr. Bruce

Pada akhirnya Mr. Bruce pun berasumsi bahwa kekayaan Kerajaan Sumedang Larang bisa dibagi kepada semua manusia sesuai dengan moto kota Sumedang yaitu Insun Medal, Insun Madangan yang artinya kami lahir untuk menerangi atau sebagai cahaya penerang, ucap Mr. Bruce kepada jurnalis sebelum melanjutkan Field Tripnya kembali. *****

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90