Terkait Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Ciamis Gelar Konferensi Pers

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : A Y Saputra

Kabupaten Ciamis – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis selenggarakan Konferensi pers,Ketua Bawaslu Uce Kurniawan di dampingi empat Komisioner dan berbagai awak media baik media TV cetak maupun media Online acara tersebut, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Ciamis (28/07/2023)

Dalam kegiatan tersebut ketua Bawaslu menyampaikan persiapan Bawaslu dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang.

Disamping itu ketua Bawaslu mengingatkan kepada seluruh peserta pemilu baik partai politik atau pun bakal calon anggota legislatif untuk tetap mematuhi mekanisme dan aturan-aturan yang sudah ditetapkan, jangan sampai terjadi pelanggaran dalam pelaksanaannya.

“Pelaksanaan Pemilu masih tujuh bulan lagi tepatnya 14 Februari 2024, namun tahapan-tahapan sudah berjalan baik yang dilalukan oleh KPU maupun pengawasan oleh Bawaslu” Imbuhnya.

Lebih lanjut Ice Kurniawan menuturkan, Bawaslu sudah menangani tiga kasus pelanggaran administrasi, satu diantaranya perkara temuan Bawaslu Kabupaten Ciamis yang diteruskan ke Bawaslu Provinsi Jabar dan sekarang sudah diputus, satu perkara ditangani Bawaslu Kabupaten juga sudah diputus dan satu lagi perkata dicabut oleh pemohon.

“Sekarang belum memasuki tahapan kampanye, namun di lapangan sudah banyak ditemukan sejumlah alat peraga yang berdasarkan tahapan sosialisasi dengan alat peraga tapi banyak yang mengunakan alat peraga kampanye (APK)”.

Ada perbedaan APS dengan APK, diantaranya APS sifatnya hanya memberikan informasi atau sosialiasi kepada masyarakat tentang seseorang yang berniat mencalonkan diri pada Pemilu tersebut,isi dalam APS hanya boleh mencantumkan photo diri dan nama,disertai parpol dan nomor parpol, tanpa ada ajakan untuk memilih dan tanpa nomor urut yang bersangkutan karena belum ditetapkan.

Sedangkan APK boleh mencantumkan nama diri berikut nomor urutnya sesuai yang ditetapkan oleh KPU, dan isinya mengajak masyarakat untuk memilihnya dirinya pada hari pencoblosan.

Aturan pun harus diperhatikan dalam pemasangan APS atau APK harus sesuai dengan aturan, tidak boleh dipasang di titik kawasan pendidikan, tempat ibadah dipasang di pohon-pohon pinggir jalan protokol dengan cara dipaku karena melanggar Perda Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3) yang tentunya Satpol PP akan bergerak untuk menertibkannya.

Ketua Bawaslu mengatakan saat ini pihaknya sudah menginstruksikan kepada PPK diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis untuk mendata APS yang diduga melanggar aturan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90