Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Leitimur Selatan Kategori Anak 7 – 15 Tahun

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Roy P

Kota Ambon – Tim Penggerak PKK Kecamatan Leitimur Selatan menggelar kegiatan lomba Jukulele tingkat anak kategori usia 7 Sampai 15 tahun yang bertempat di lokasi gedung sekolah SMP Negeri 8 Ambon, Negeri Hutumury, Selasa (25/07/23).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Pj walikota Ambon bapak bodoewin Watimena beserta ketua tim penggerak PKK kota Ambon ibu Lisa Watimena,kepala pemerintahan negeri Hutumury bapak Edy Waas, Kepala pemerintahan negeri Hukurila,kepala pemerintahan negeri Ema,beserta para OPD terkait,dan juga hadir kepala sekolah SMP negeri 8 Ambon bapak Hans Maitimu,beserta para guru dan para anak anak atau peserta lomba Jukulele

Watimena dalam keterangan mengatakan bahwa,”Setelah kota Ambon ditetapkan sebagai kota musik dunia pada tanggal 31 Oktober tahun 2019 yang lalu oleh UNESCO,Maka kota Ambon secara resmi masuk dalam skema UNESCO skema kreatif city network, dengan demikian maka perencanaan dan pembangunan kota Ambon?menjadi mencari kota yang kreatif menempatkan budaya musik sebagai pilar utama pembangunan kota agar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kota ini,

Musik diakui sebagai DNA sebagai intuisi orang Ambon dan ini telah membuktikan bahwa kota Ambon Kemudian akan menjadi dan bahkan sudah menjadi kota kreatif dan di upayakan untuk terus dibangun secara berkelanjutan, supaya kita bisa mempertahankan ekosistem musik di kota ini? karena musik ini sangat dekat dengan keseharian masyarakat warga kota Ambon bukan baru sekarang tetapi sudah turun temurun sejak leluhur kita ada di kota ini

Lanjut Watimena ,”Oleh karena itu pemerintah kota Ambon bersama sama dengan Ambon musik covis lewat kerja sama dengan seluruh stakeholder di kota ini?bahkan juga dengan DPRD kota Ambon kita telah menetapkan peraturan daerah No,2 tahun 2019 tentang Ambon sebagai kota kreatif berbasis musik,

Di bidang pendidikan dinas pendidikan kota Ambon beserta Amo bekerjasama dengan universitas Pattimura telah pula menyusun kurikulum lokal yang telah ditetapkan lewat peraturan walikota tentang penetapan kurikulum pendidikan musik sebagai muatan lokal wajib pada satuan pendidikan dasar dan menengah dan telah diluncurkan di tanggal 31 Oktober 2020 Lahirlah 10 sekolah peiloting yang menerapkan kurikulum musik tersebutlah termasuk sala satunya SMP negeri 8 Hutumury,

Di kesempatan yang sama kepala pemerintahan negeri Hutumury bapak Edy Waas yang sempat kami mewawancarai mengatakan bahwa kami sangat berterima kasih pada pemerintah kota Ambon terkhususnya Pj walikota Ambon bapak bodoewin Watimena telah hadir bersama sama dengan kami di kecamatan leitimur selatan beserta ibu dan pak Sekertaris kota Ambon,dan sekaligus membuka acara lomba Jukulele Sekecamatan Leitimur selatan,
Melalui kegiatan ini anak anak kami bisa mengembangkan bakat mereka dalam hal bermusik,

Harapan kami kedepan buat peserta dari negeri Rutong yang keluar sebagai juara pertama?kedepannya bisa lebih baik lagi karena kita lihat permainan Jukulele ini yang di lihat bukan suara saja tapi musiknya juga,

Lanjut Waas pesan untuk pemerintah kota Ambon supaya setiap tahun event ini selalu di adakan karena kota Ambon ini adalah city of music jadi sekali memang perlu di gelar kegiatan musik Jukulele termasuk agenda tahunan,

“Banyak pelajaran dan hal positif yang bisa dipetik dari perlombaan.tersebut ada banyak manfaat ikut lomba yang bisa didapatkan anak, seperti mengasah bakatnya, mengenali kemampuannya bermusik,melatih kepercayaan dirinya sampai belajar mengontrol emosinya,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90