Berbekal Inovasi “Social Enterprise” Desa Cinta Percaya Diri Mampu Bersaing Di Lomba Desa Tingkat Regional

banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Garut)-, Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2023, Desa Cinta kedatangan Tim Rechecking Lomba Desa Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan klarifikasi lapangan pada Jum’at 14 Juli 2023.

Tim Recheking Lomba Desa yang dipimpin oleh Andi Yuliarmiangsyah Razmi, mengutarakan ketertarikannya sekaligus memberikan apresiasi terhadap inovasi “Social Enterprise” yang dikembangkan oleh Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.

Ia mengatakan, bahwa pada saat penilaian administrasi sebelumnya, pihaknya sudah mencari informasi awal mengenai Desa Cinta, baik melalui website ataupun berita online. Selain itu, ia juga merasa sangat terpukau dengan PADes Desa Cinta yang cukup tinggi, di mana hal itu merupakan swadaya masyarakat.

”Apresiasi dari kami, Kemendagri khususnya, bahwa partisipasi masyarakat Desa Cinta cukup tinggi dan sudah dikelola dengan baik karena sudah diadministrasikan di dalam APBDes,” katanya.

Andi juga menerangkan, bahwa kedatangannya bersama Tim adalah untuk melakukan klarifikasi. Ia berharap, dalam klarifikasi lapangan ini pihaknya bisa menggali lebih dalam informasi yang mungkin saja sebelumnya masih banyak yang belum atau tidak tersampaikan dalam dokumen.

Pelaksanaan klarifikasi lapangan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Garut H Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, pemerintah desa, dan lainnya.

Wagub Jabar menyampaikan, bahwa Desa Cinta telah mengibarkan bendera ‘perang’ untuk menjadi salah satu pesaing kuat dan kandidat pemenang lomba desa untuk mengikuti jejak juara lomba desa tingkat regional tahun 2022 lalu yang diraih oleh desa asal Jawa Barat, yaitu Desa Cibiru Wetan.

Pria yang akrab disapa Kang Uu itu pun berharap dengan hadirnya pemerintah beserta masyarakat dapat memberikan dorongan semangat dan menambah poin bagi Desa Cinta untuk menjuarai lomba desa ini.

Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa dirinya sangat optimis Desa Cinta akan menjadi juara dalam lomba desa ini. Ia menegaskan, bahwa Desa Cinta tidak hanya bagus dari segi pembangunan fisik namun juga dari sisi karakter, di mana pembangunan masyarakat di Desa Cinta menggunakan akhlak yang baik.

”Artinya pembangunan di Desa Cinta seimbang, maka ini akan menjadi salah satu kriteria pemenang di masa yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Garut, Rudy Gunawan menyampaikan bahwa salah satu yang baik dan membanggakan dari Desa Cinta adalah kegotongroyongan masyarakat serta memiliki Pendapat Asli Desa (PADes) yang bagus.

”Gotong royong yang dilakukan masyarakat Desa Cinta bisa menghasilkan uang lalu masuk dalam sistem APBDes dan digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Rudy, inovasi “Social Enterprise” yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Cinta yaitu membuat suatu gerakan sosial yang bisa memudahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

Sementara itu Kepala Desa Cinta, Gaos Hamdani, menuturkan bahwa desanya tidak kalah dengan desa laih. Bahkan sudah melek teknologi sekalipun desanya berada di pelosok dan lereng gunung, telah mampu melahirkan inovasi “Social Enterprise” untuk menarik masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan di desa.

Melalui inovasi sosial enterprise ini, pihaknya tidak selalu memprioritaskan profit. Namun berusaha mengangkat, agar supaya kegiatan pembangunan ekonomi sosial maupun lainnya lebih mengedepankan benefit dan keberkahan.

Pada Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Regional 2023, Desa Cinta akan mewakili Jawa Barat bersama Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung yang berlomba pada kategori kelurahan.

Saat ini, keduanya telah berhasil masuk menjadi nominasi 5 terbaik diantara 23.108 desa peserta Lomba Desa & Kelurahan Tingkat Regional II yang mencakup Jawa – Bali.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90