5 Desa dan 5 Kelurahan Jalani Tahap Ekspose Lomdeskel Tingkat Jawa Barat 2023

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Setelah melalui tahap penilaian administrasi pada pekan lalu. Sebanyak lima desa dan lima kelurahan menjalani tahap ekspose Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang dimulai pada hari ini di Aula Gedung PKK Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta No. 468 Kota Bandung.

Sekretaris DPMD Provinsi Jawa Barat, Pupun Saefunudin, yang membuka sekaligus memberikan sambutan menuturkan, “Salah satu tahapan dalam evaluasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan adalah penyelenggaraan Lomdeskel. Di samping itu, tujuan dari diselenggarakannya Lomdeskel ialah untuk mempublikasikan capaian desa dan kelurahan dalam kurun waktu satu tahun dan juga sebagai media apresiasi dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” Jelasnya kepada media cetak & online di lokasi penilaian (14/6/2023)

Kelima desa dan lima kelurahan ini berhasil lolos tahap penilaian administrasi dan berhak melaju ke tahap ekspose setelah diumumkan secara resmi di akun Instagram DPMD Provinsi Jawa Barat sebagai penyelenggara Lomdeskel di tingkat provinsi.

Lima kelurahan yang mengikuti tahap ekspose pada hari ini adalah Kelurahan Jatirangga dari Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi, Kelurahan Situmekar dari Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, Kelurahan Cibeber dari Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Kelurahan Sukamiskin dari Kecamatan Arcamanik Kota Bandung, serta Kelurahan Tanah Baru dari Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.

Sedangkan penyelenggaraan ekspose untuk kategori desa akan dilaksanakan pada Kamis (15/06) yang akan diikuti oleh Desa Cimenyan dari Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Desa Cinta dari Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut, Desa Sukamaju dari Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, Desa Taringgul Tonggoh dari Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, dan Desa Luragungtonggoh dari Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan.

“Persaingan pada tahap ekspose ini akan semakin ketat mengingat para peserta merupakan desa dan kelurahan terbaik yang telah melewati tahap penilaian administrasi. Tahap ekspose ini merupakan kesempatan bagi para peserta untuk memaparkan gambaran dan informasi secara langsung dan menglarifikasi secara lebih detail kepada tim penilai mengenai kondisi, potensi, keunggulan, inovasi, serta informasi lainnya,”katanya

Peserta akan dinilai dari berbagai unsur, di antaranya pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, kemampuan menyampaikan paparan di hadapan dewan juri, serta kesesuaian program peserta dengan isu strategis yang menjadi tema Lomdeskel 2023 ini yaitu kemiskinan ekstrim, inflasi dan stunting.

Dewan Juri Lomba Desa dan Kelurahan tahun 2023, Surya Kencana S.STP, M.Si, Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah mengungkapkan melalui kegiatan penilain langsung lomba desa dan kelurahan tahun ini. “Nanti hasilnya diharapkan Desa atau kelurahan menjadi teladan bagi yang lainnya, mampu berinovasi memberikan layanan kepada masyarakat dan mencari sumber anggaran lain untuk membangun desa atau wilayah kelurahannya. Dengan berupaya mencari solusi menghadapi keterbatasan anggaran bantuan yang diterima oleh desa atau kelurahan, bersumber dari pemerintah daerah atau pusat, serta masalah sosial lainnya”ungkapnya

Menurutnya bagi mereka yang menjadi peserta otomatis harus terlatih dengan kemampuan berbicara dihadapan orang banyak, karena disaksikan atau dilihat langsung oleh pejabat lintas daerah dan provinsi Jawa Barat. Sehingga harus pandai berkomunikasi memanfaatkan waktu yang terbatas untuk presentasi, diskusi dan tanya jawab bersama dewan juri dengan optimal untuk mendapatkan nilai terbaiknya.

“Para peserta bersaing memaparkan tentang inovasinya atau hasil dari metode amati, tiru dan modifikasi untuk memberikan layanan cepat, tepat dan murah/gratis kepada masyarakat,”ucapnya

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90