Metaverse Teknologi Masa Depan

  • Whatsapp
banner 768x98

Penulis: Ir. Johni S Pasaribu, MT (Dosen Informatika Politeknik Piksi Ganesha)

Perkembangan teknologi dalam beberapa tahun terakhir dan pentingnya perkembangan tersebut dalam kehidupan manusia tidak terbantahkan. Saat ini, sebagian besar pekerjaan rutin dapat diselesaikan di internet dengan menghemat banyak waktu. Sementara internet sangat penting dalam kehidupan manusia, penting juga untuk mempelajari sejarahnya dengan menganalisis proses sepanjang sejarah. Sejarah internet dimulai dengan Web 1.0 dan berkembang menjadi Web 3.0 hingga saat ini. Selain itu, teknologi blockchain telah muncul sebagai faktor penting secara ekonomi dan finansial.

Cryptocurrency sebagai bagian dari blockchain, sudah mulai dihargai seperti uang sungguhan. Konten Metaverse yang akhir-akhir ini menjadi kata yang populer, bertujuan untuk mentransfer dunia nyata ke dunia digital dan dipandang sebagai revolusi teknologi yang luar biasa dan cepat. Perusahaan Facebook juga mengubah namanya menjadi Meta; dengan demikian begitu pentingnya Metaverse ini.

Metaverse pertama kali diciptakan oleh novel fiksi ilmiah Neal Stephenson berjudul ‘Snow Crash’ pada tahun 1992. Novel ini menggambarkan karakter utama dengan avatar mereka yang hidup di dunia campuran fisik-virtual, yang dicirikan oleh entitas virtual yang ada di mana-mana di atas lingkungan fisik kita. Dalam dunia campuran seperti itu, orang dapat melakukan berbagai tugas imersif. Contoh yang menonjol termasuk berkumpul dengan teman mereka dari jarak jauh, bekerja dengan rekan kerja secara kolaboratif, dan mengalami acara virtual bersama (misalnya, konser dan belanja). Dengan kata lain, konten digital atau virtual yang beragam dari dunia maya akan melampaui layar 2D dunia maya kita dan secara bertahap menembus lingkungan 3D.

Ada banyak pekerjaan yang dibantu kecerdasan buatan (AI) seperti: perawatan kesehatan, manufaktur, smart city, dan game. Selain itu, beberapa aplikasi potensial lainnya seperti ecommerce, pendidikan, real estate, dan keuangan. Industri kesehatan baru-baru ini mulai mengeksploitasi beberapa teknik revolusioner seperti VR (virtual reality) dan big data yang digabungkan dengan AI dalam perangkat lunak dan perangkat keras untuk meningkatkan kemahiran perangkat medis, mengurangi biaya layanan kesehatan, meningkatkan operasi layanan kesehatan, dan memperluas jangkauan perawatan medis. Dari lingkungan 2D hingga dunia virtual 3D, metaverse memungkinkan pengguna untuk mempelajari, memahami, dan berbagi kondisi kesehatan pasien dan laporan medis secara imersif.

Dalam dunia pendidikan, melalui perkembangan berbagai teknologi digital seperti hardware komputer dan jaringan, penggunaan lingkungan virtual imersif di bidang pendidikan secara bertahap menjadi kenyataan. Melalui XR (extended reality), komputasi awan, dan teknologi lainnya, guru, instruktur, dan pakar dipertemukan dengan siswa di ruang belajar virtual yang sama. Interaksi nyata antara guru dan siswa digabungkan dengan kembaran digital avatar atau perangkat untuk memvisualisasikan pengajaran virtual. Selain melampaui batasan jarak fisik, efisiensi pengajaran juga telah meningkat pesat. Penerapan Metaverse dapat mencapai banyak hal yang sulit atau tidak mungkin dicapai dalam kondisi realistis. Di Metaverse, misalnya, siswa dapat melakukan sendiri eksperimen yang melibatkan reaksi kimia berbahaya, dimana penting untuk pengembangan pendidikan keselamatan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90