Kepala Desa Bantar Karet Apresiasi Pembangunan Jalan Secara Swadaya Oleh Masyarakat

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Asep

Kabupaten Bogor – Warga masyarakat Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor mengaku senang dengan dibangunnya akses jalan sepanjang 5 Km di Kampung Nunggul, Cimanganten dan Ciguha.

Seperti diungkapkan Daru, salah satu warga Desa Bantarkaret, dia berharap keberadaan sarana jalan tersebut bisa memberikan manfaat besar sekaligus bisa memacu pertumbuhan perekonomian bagi warga setempat.

“Atas nama warga masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa setempat, terutama kepada Bang Willy¬†yang sudah menginisiasi pembangunan akses jalan antara Kampung Nunggul, Cimanganten dan Ciguha ini harapan yang sangat luar biasa,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Bantarkaret, Hotib mengapresiasi langkah tokoh masyarakat Kampung Ciguha yang telah membangun akses jalan untuk masyarakat.

“Saya sebagai Kepala Desa sangat bangga dengan bang Willy yang juga tokoh masyarakat di Kampung Ciguha yang telah membawa membangun jalan bagi masyarakat dengan menggunakan dana pribadi ditambah swadaya masyarakat, sehingga didesa kami banyak perubahan,” katanya.

Selain dari dana pribadi Bang Wili, dan swadaya masyarakat, lanjutnya, kegiatan pembangunan tersebut dibantu juga oleh anggaran pemerintah desa melalui program Samisade.

“Pembangunan jalan ini di bantu juga oleh Pemerintah Desa Bantar Karet dengan anggaran Samisade. Kami minta doa dan dukungannya,” katanya.

Ditempat terpisah Ketua Umum (Ketum) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Padjadjaran (Genpar), Sambas Alamsyah juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh warga masyarakat kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor.

“Dengan semangat gotong – royong, masyarakat bahu membahu dan bekerja keras, demi terwujudnya sebuah akses jalan yang layak dan bisa dilalui kendaraan, sehingga bisa terhubung dengan wilayah yang lain, ini patut diapresiasi,” ucapnya, Senin (05/06/2023).

Dia menyebut bahwa kegiatan tersebut sangat luar biasa, terutama Bang Wili, sebagai tokoh masyarakat yang sangat peduli terhadap lingkungannya.

“Kampung Ciguha itu memang sudah lama terisolir, namun dengan semangat dan perjuangan yang didukung penuh oleh tokoh masyarakat, pembuatan jalan itu bisa terwujud, dan nantinya ketika warga akan berinteraksi tidak lagi diatur jadwal waktunya, artinya masyarakat bisa bebas kapan saja keluar masuk kampung halamannya,” terang Sambas.

Lebih lanjut Sambas mengatakan, yang wajib diapresiasi adalah, pembangunan jalan tersebut dilaksanakan tanpa bergantung pada anggaran dari pemerintah.

“Masyarakat membangun jalan oleh mereka dan untuk mereka, ini sangat luar biasa dan wajib diapresiasi,” bebernya.

Dia menilai Bang Wili, sebagai tokoh masyarakat yang luar biasa, dengan kerja kerasnya melakukan pendekatan kepada masyarakat dan para tokoh yang lain, hingga pembangunan jalan penghubung pun bisa terwujud, yang mana jalan tersebut sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Saya berharap dengan terwujudnya jalan penghubung ini, nantinya akan bisa lebih meningkatkan perekonomian warga, khususnya masyarakat desa Bantarkaret,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90