Kamis, Februari 19, 2026

Siapkah Negara Menghadapi Covid Varian Baru ?

Oleh : Sri M Awaliyah (Guru SDN di Kab. Bandung)

Covid-19 varian baru, arcturus tengah menjadi kekhawatiran Indonesia. Momen lebaran juga dikhawatirkan membuat penyebaran varian tersebut semakin cepat. Covid-19 varian baru tersebut sudah masuk di Indonesia, Kementerian kesehatan RI sempat mengungkap kasus awal memiliki riwayat perjalanan luar negeri dari India. Sejumlah gejala dari varian ini antara lain konjungtivitis (mata merah ) terutama pada anak-anak, demam atau menggigil, batuk, sesak napas, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala , kehilangan rasa, sakit tenggorokan , mual, muntah dan diare. Lonjakan kasus terlihat jelas dalam sepekan terakhir naik 18% dari pekan sebelumnya. (cnbcindonesia.com)

Varian baru Covid sudah masuk ke Indonesia, sementara penjagaan justru makin longgar, masyarakat juga sepertinya sudah menganggap sepele. Sejak varian baru masuk ke Indonesia belum nampak upaya serius dari pemerintah mengantisipasi varian baru ini kecuali hanya himbauan dan peringatan .

Upaya pencegahan dan penanganan tidak bisa diharapkan pada negara yang menerapkan sistem kapitalisme demokrasi, sistem yang menempatkan keuntungan di atas segalanya menjadikan negara mengabaikan keselamatan rakyat.

Dunia membutuhkan sistem yang akan mewujudkan terselenggaranya fungsi negara sebagai pengayom dan penanggung jawab urusan rakyat nya sehingga negara akan bekerja optimal dalam menjamin kesehatan rakyatnya.

Paradigma sistem seperti ini hanya dimiliki oleh sistem Islam, dalam sistem ini baik pemimpin maupun rakyat adalah orang-orang yang beriman dan bertaqwa, karena menjalankan pemerintahan berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits. Dengan demikian baik terjadi pandemi pandemi atau tidak, pemimpin akan melakukan upaya terbaik sesuai syariat Islam untuk mengurus kebutuhan rakyatnya, termasuk kesehatan.

Maka ketika terjadi pandemi, pemimpin akan melakukan berbagai upaya bukan karena dorongan materi tetapi karena ingin mendapat kemuliaan di akhirat.

Wallahu alam bishawab
Oleh : Sri M Awaliyah

Related Articles

Media Sosial

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Terbaru