Pewarta Junmaidar S
Koran Sinar Pagi, TAPTENG,- Kepala Sekolah SMA NEGERI 1 MATAULI PANDAN, Deden Rahmawan, S.Pd., selaku tuan rumah dalam kegiatan pengukuhan Satuan Pendidikan Aman Bencana Alam ( SPAB) siswa siswi SMA NEGERI 1 MATAULI PANDAN yg dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi , Kadis Pendidikan Sumatera Utara, Asren Nasution dan Sekretaris Murdianto, PLT Kepala Cabdisdik, Elprida Noviana Sinaga dan Para Kepala Sekolah SMA / SMK Sibolga / Tapteng serta turut hadir Wakil ketua DPRD Sumut Rahmanyah Sibarani, Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, S, MH, SIK., Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma, SIK, Danlanal/ Danrem/ Dandim Sibolga- Tapteng.
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi hadiri rapat koordinasi pendidikan SMA se-Provinsi Sumatera Utara, di SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Jumat (17/2/2023). pagi. Jln KH Dewantara. Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan.
Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Sumatera Utara itu dalam rangka pengukuhan satuan pendidikan aman bencana (SPAB).
Tibanya Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di SMA Matauli Pandan, dirinyapun langsung menjadi inspektur upacara (Irup) juga melakukan pengukuhan secara simbolis terhadap anak didik dengan memakaikan rompi berwarna orange.
Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi mengatakan, disamping kalian mengangsu ilmu pendidikan untuk menjadikan kalian orang cerdik dan pandai kalian akan dituntut pengetahuan dan pengalaman.
“Saya tidak bisa terlalu panjang berbicara disini karena kalian sudah terlalu lama menunggu saya. Nantinya akan ditindak lanjuti pengarahan teknis dalam rangka tindakan cara untuk melakukan pengamanan bencana,” kata Edy.
Edy juga menyebut bahwa di Sumatera Utara ada terdiri dari 33 Kabupaten/Kota banyak daerah rawan terhadap bencana.
“Disamping kita melakukan pencegahan, jangan sekali-kali kita merusak alam, kita berikan edukasi sosialisasi kepada masyarakat dan membantu aparat dalam pencegahan,” sebutnya.
Masih lanjut Edy, didalam pelaksanaan telah di atur oleh undang-undang dan di atur dalam juklak petunjuk pelaksanaan, apabila terjadi sesuatu kalian sudah tidak bingung dan bisa langsung untuk membantu meringankan pelaksanaan korban bencana.
Disamping itu juga bisa melakukan perawatan, sekian banyak kalian dapat bermanfaat untuk membantu dalam rangka pencegahan pelaksanaan pada saat kegiatan dan tindakan lanjut pengakhiran pasca bencana.
Edy juga menjelaskan, para siswa-siswi nantinya akan di ajarkan oleh aparat editorial dan pemda bersifat instruksi dan edukasi agar bisa melakukan kegiatan tersebut.
“Semoga Tuhan selalu melindungi kita dan terus semangat belajar mendapat ilmu, budi pekerti adalah ilmu yang harus kalian tuntut, budi adalah akhlak yang selalu kalian asuh, asah dan asih semoga kalian menjadi anak bangsa yang berguna,” pungkas Edy.
Dalam kesempatan itu wakil ketua DPRD Sumut juga mengucapkan yang pertama selamat dan sukses rapat koordinasi ini semoga melahirkan yg terbaik didalam dunia pendidikan yg bermartabat dipropinsi sumatera Utara yang kedua kita sama sama kutip pernyataan Bpk Gubernur sumatera Utara Bpk Edy Rahmayadi supaya PNS kepala sekolah maupun guru tdk bisa berpolitik maupun itu mendukung Kepala Daerah disini jangan coba-coba bermain politik apabila ada saya akan panggil dinas terkait. Itu adalah hal yang terpenting yang akan kita tindaklanjuti dan saya tidak main main saya pastikan akan mendapat saksi. Ada guru SMA yang ingin coba – coba berpolitik. Ujarnya.







