Wartawan Diancam, diduga atas Berita Penerimaan PKD Kecamatan Pendopo

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Epin

Koran SINAR PAGI, EMPAT LAWANG,-
Sandri salah seorang wartawan yang meliput kedatangan ketua Bawaslu Sumsel Yenli Elmanoferi, M.Si atas laporan kecurangan pada tes penerimaan anggota PKD di Kecamatan Pendopo diancam oleh orang yang mengaku keluarga petinggi Bawaslu Empat Lawang, Sabtu, (11/02/2023).

Beberapa orang yang tidak dikenal mendatangi kediaman Sandri di Desa Lubuk Tapang, Kecamatan Lintang Kanan.

Mengetahui Wartawan tersebut tidak ada dirumah, mereka mengancam melalui telepon yang direkam oleh korban.

Dalam rekaman telepon melalui handpone mengaku adik bungsu to dan rekan-rekan menanyakan dimana keberadaan nya,” dimano badah kaban kami nemoni, nak neray o day jemo cak hebat ni, medal kamu adak, aku nedo senang dengan media-media kaban tai kucing o.” tutur penelpon nada kasar.

Salah seorang yang bernama Madi juga mengaku kakak petinggi Bawaslu Empat Lawang turut memaki korban dengan kata-kata tidak pantas masih melalui sambungan telepon ” Tepopok kito saf ini, hari ini kami nontoti kaban, tetemu klo kito, jangan cak hebat. kelaway o ni, ” teriak orang yang bernama Madi yang diduga oknum Sekdes Desa Muara Pinang Baru.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Korban (Sandri-red) yang merasa terancam akan melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

” Saya tidak senang diancam, mereka sudah datang ke rumah. Jelas ini akan saya laporkan pengancaman ini, ” tutur Sandri, Sabtu, (11/2/2023).

Sementara itu kakak ipar Korban juga diintimidasi dengan cara ditendang di rumahnya, ” iya ditendang, salah satu pelaku sempat mencabut senjata tajam, ” ucap Sepran melalui sambungan telepon.

Terkait Pengancaman serta intimidasi ini. korban dkk akan melaporkan perihal ini ke Pihak Aparat penegak Hukum. dengan tujuan pelaku dapat diproses secara hukum dan undang-undang yang berlaku.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90