Yuyun Syarifuddin S.Pd, M.Pd: “Saya Fokus Kerja Super Tim, Jabatan Alloh Yang Memilihkan”

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Kota Bandung)-, “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu” (QS. Al Imron ayat 26)

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melantik 154 kepala sekolah dan 27 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung Jumat (20/1/2023). Setelah dilantik Gubernur Jabar, Kepala Sekolah yang ditugaskan memimpin Satuan Pendidikan di wilayah Cabang Dinas Pendidikan VII Dinas Pendidikan Jabar melangsungkan pelaksanaan Serah Terima Jabatan dan menempati lingkungan barunya.

Kepala SMKN 1 Bandung, Yuyun Syarifuddin S.Pd, M.Pd mengungkapkan sebelumnya saya pernah bertugas di SMKN Sukasari Jl. Kiarapayung Km. 4,8 Sukasari Jatinangor Sumedang. Selanjutnya pindah tugas ke SMKN 1 Majalaya Kabupaten Bandung dan sekarang diberi tugas memimpin SMKN 1 Kota Bandung. “Jika dibandingkan dengan kepala sekolah lain, perpindahan tugas itu tidak terlalu lama jarak waktunya. Saya hanya fokus kerja super Tim saat bertugas, jabatan Alloh yang memilihkan,” ucapnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online di ruang kerjanya (7/2/2023)

Setelah melakukan analisis tentang sekolah yang baru ditempatinya. Kemudian pemetaan, diskusi dengan para wakasek mengenai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki sekolahnya. “Kami sepakat untuk melanjutkan program yang sudah ada dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Seperti program SMKN 1 Bandung sebagai sekolah percontohan di Jawa Barat, kaitannya dengan sekolah integritas dan meraih penghargaan dalam SMK Awards 2022,” tegasnya.

Saat ditanya perihal program kerjanya kedepan?… Menurutnya proses Pendidikan khusus siswa SMK harus dibuat seolah-olah nyata, bukan hanya sastra. Misalnya jurusan Usaha Perjalanan Wisata, SMKN 1 Bandung ini sudah memiliki Bus /Kendaraan virtual beserta Bandaranya. Di ruangannya, siswa dapat praktek langsung, mulai dari bagaimana memberikan pelayanan kepada penumpang dalam kota, antar kota dan antar provinsi. Selain itu untuk bandara ada jam antar negara tujuan, dan alat-alat lain yang ada di Bandara. Sehingga nanti kalau siswa lulus sudah terbiasa menjalankan rutinitas di dunia kerjanya.

Sedangkan kalau nanti ada kekurangan sarana praktek, kita cari solusinya dengan mendatangkan alat prakteknya ke sekolah dengan meminjam atau berkunjungan ke lokasi sarana pendidikannya yang dimiliki mitra kerja industri. “Intinya jangan sampai membebani siswa dalam pembiyaan, walaupun kalau bicara keinginan untuk kemajuan sekolah itu pasti banyak, tapi kita prioritaskan yang dibutuhkan,”ucapnya

Dini Siti Anggraeni S.Pd, M.Si, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum berharap kepala sekolah yang sekarang memimpin SMKN 1 Bandung dapat memaksimalkan pelaksanaan program kurikulum merdeka dan gerakan literasi yang ada di sekolah saat ini.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90