Warga Kecamatan Lubai dan Lubai Ulu Kesulitan Urus SIM, Kapolsek Rambang Lubai Upayakan Jemput Bola

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Iwan Brata

Kabupaten Muara Enim – Warga kecamatan Lubai dan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim dalam dialog Jumaat Curhat mengaku kesulitan untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), karena sampai saat ini, pembuatan SIM masih dipusatkan di Polres Muara Enim dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga membuat warga merasa keberatan karena harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Atas kondisi ini, sebagian pengguna kendaraan di Kecamatan Lubai dan Lubai Ulu banyak yang belum memiliki SIM, atau SIM nya sudah tidak berlaku lagi karena tidak diperpanjang.

Untuk diketahui, jarak tempuh dari Kecamatan Lubai dan Lubai Ulu ke Mako Polres Muara Enim membutuhkan waktu normal 4 jam, belum lagi biaya untuk makan, menginap dan lainnya, jika pengurusan SIM tidak selesai dalam sehari.

“Belum lagi sampai di sana ke Polres berurusan SIM biasanya ada tes tertulis dan tes mengemudi, kalau langsung selesai enak saja, hari itu kita langsung pulang dan mendapatkan SIM,” ungkap Toha, warga Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Rambang Lubai AKP Henrinadi mengakui jika selama ini warga yang ingin mengurus SIM masih harus langsung datang di Polres Muara Enim.

Kendati begitu, dirinya akan mengupayakan untuk mengadakan sistem jemput bola, dia akan berkordinasi dengan bagian pembuatan SIM untuk datang di Kecamatan Lubai dan Lubai Ulu ini dengan menyiapkan mobil layanan SIM keliling, petugas-petugas yang siap memberikan layanan SIM keliling bagi warga Kecamatan Lubai dan Lubai Ulu juga dihadirkan.

“Mudah – mudahan bisa membantu meringankan masyarakat,kita dengan catatan setiap desa harus mendata siapa – siapa yang akan membuat SIM,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90