Bullying Semakin Marak

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Khodijah (Pemerhati Sosial)

Sebuah video perundungan siswa SMP berdurasi 21 detik viral di media sosial.
Dalam video itu, salah seorang siswa yang mengenakan helm mendapat pukulan hingga tendangan di bagian kepala dari salah seorang temannya hingga terkapar di lantai. Ironisnya, aksi tersebut terjadi di ruang kelas, disela jam pelajaran.

Dalam utas yang ia unggah, kabarnya korban dibawa ke rumah sakit setelah sempat pingsan.

Setelah ditelusuri, peristiwa itu terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Ujungberung, Kota Bandung, Jawa Barat.
Ini adalah kasus bullying dari sekian banyak yang terjadi. Bahkan menurut data KPAI Thn 2022 terdapat 226 kasus kekerasan fisik, psikis termasuk perundungan terhadap anak.

Di satu sisi padahal sekolah sudah memberikan jam pelajaran yang banyak kepada anak-anak. Undang undang pun sudah disiapkan bagi siapa saja yang melakukan perundungan maka ada sanksinya.

Namun hal itu tidak cukup efektip karena anak di bawah usia 18tahun belum terkena sanksi karena masih diperlakukan layaknya anak-anak.
Dan ini yang membuat anak-anak tidak bertanggung jawab. bahkan akhlak para pelajar semakin merosot, adab terhadap orangtua, sopan santun, etika, semua itu ibarat jauh dari panggang.

Di dalam islam tidak ada istilah anak dibawah umur, siapapun yang sudah baligh maka ia sudah taklif hukum. Dan ia akan bertanggungjawab terhadap konsekuensi apapun yang dilakukan olehnya.

Di dalam Islam juga perundungan adalah termasuk sifat tercela yang dilarang oleh Allah SWT. maka setiap keluarga muslim akan memberikan pelajaran sedari dini kepada anak-anaknya penguatan karakter dan kewajiban seorang muslim harus terikat dengan aturan dari Allah SWT, di dukung oleh masyarakat dan lingkungan yang islami pula yang bersandar kepada hukum syara. Diperkuat dengan sanksi islami yang ditopang oleh negara maka perundungan akan segera di selesaikan.

Wallahualam bishowab.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90