Kabid GTK Jabar Sosok Humble

  • Whatsapp
banner 768x98

Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Ketua DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia)

Adalah Kabid GTK Disdik Provinsi Jawa Barat, Bapak H. Awan Suparwana, S.Pd., M.M.Pd. pribadi yang low profile. Beberapa kali Saya menyimak langsung dalam sebuah dialog, saat Beliau menjadi narasumber.

Saat Saya menyampaikan aspirasi dan harapan entitas GTK Jawa Barat, Ia menerima kritik dan masukan dengan lembut. Sosok pejabat seperti ini sangat banyak dibutuhkan di negeri ini. Bawahan tidak dihakimi tetapi dilayani dengan lembut.

Masih terngiang dalam telinga Saya, kata merendah Beliau dengan mengatakan, “Pak Dudung hatur nuhun ilmunya”. Ini disampaikan Beliau saat acara di Kab. Bandung. Sungguh Saya kaget, seorang pejabat merespon asupan dan kritik bawaan dengan kalimat terimakasih yang tulus.

Beliau adalah pejabat yang berasal dari entitas guru. Ia sangat memahami teori pendidikan, sangat mengerti dimensi andragogik. Mengerti teori apresiasi dan motivasi berprestasi. Ia menempatkan bawahan, entitas GTK Jawa Barat sebagai subjek layanan.

Saat menjabat Dirjen GTK, Dr. Iwan Syahril, Ph.D menyatakan istilah “berhamba pada anak didik”. Menempatkan anak didik bukan sebagai objek, melainkan subjek layanan mutu pendidikan.

Nampaknya Bapak Awan Suparwana identik dengan pola “berhamba pada anak didik” dalam bentuk melayani GTK dengan tulus, dari hati. Sosok Bapak Awan Suparwana terasa sangat humble dihadapan entitas GTK Jawa Barat. Jauh dari menjaga jarak dan mempejabatkan diri.

Segala dinamika GTK di disdik Provinsi Jawa Barat tentu terpantau dalam kewenangannya. Saya sangat yakin sosok beliau akan sangat mengerti tanpa harus diminta terkait segala kebijakan terbaik bagi karir GTK dan martabat GTK Disdik Jawa Barat.

Beliau pernah menjadi guru, menjadi kepala sekolah. Beliau akan sangat mengerti harapan dan keinginan entitas GTK. Kabid GTK Disdik Provinsi Jawa Barat hari ini bagaikan belahan jiwa, bagian dari entitas GTK yang ada di wilayah Jawa Barat.

GTK (Guru, Kepalan Sekolah dan Pengawas Sekolah) adalah subjek layanan Kabid GTK yang harus terus diberdayakan lebih prestatif sesuai spirit Jabar Juara Lahir Batin. Kebijakan terkait kepala sekolah yang usia pensiunan dan kepala sekolah di sekolah penggerak tentu akan menjadi pertimbangan objektif beliau dalam memetakannya.

Memahami program PSP, menghargai entitas kepala sekolah yang mendekati masa pensiun, bahkan BCKS usia mendekati 55 menuju pengangkatan, tentu dalam catatan cermat apresiatif Kabid GTK. Semoga Bapak Awan Suparwana selalu dalam lindungan Allah yang maha kasih.

Ada pepatah Jamaah Tabligh yang mengatakan, “Siapa yang ikhlas berkhidmat mengurus hajatan orang lain maka hajatan hidupnya akan Allah urus”. Hidup adalah melayani sesama, memberi manfaat, sebagai wujud dari penghambaan kita kepada Allah.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90