Disdik Kota Tasik Apresiasi, Kritikan Ormas – LSM dan Wartawan Adalah Obat untuk Perbaikan dan Kemajuan Dinas

  • Whatsapp
banner 768x98

Keterangan Foto : Sekdis Pendidikan Kota Tasikmalaya, H.Nanang Suhara didampingi Kasi Dikdas H.Rachmat saat memberikan klarifikasi kepada wartawan

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Sekdis Pendidikan Kota Tasikmalaya H.Nanang Suhara membantah jika dalam pemberkasan para PNS dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) yang akan memasuki masa pensiun telah terjadi pungutan.

“Isyu ini memang pernah saya dengar, namun setelah di crosscek ke bagian Urusan kepegawaian, ternyata Isyu pungutan tadi tidak benar bahkan tidak ada pungutan sama sekali seperti apa yang dituduhkan banyak pihak,” tegas H.Nanang saat dimintai tanggapannya oleh Koran Sinar Pagi, Kamis (22/9/2022) pagi tadi diruang kerjanya.

Sekdis Pendidikan Kota Tasikmalaya yang baru menjabat satu bulan itu meyakinkan, jika Isyu pungutan tadi sebaiknya disikapi dengan secara bijak. Bahkan Nanang mengajak semua pihak untuk tabayun, jika Isyu pungutan tadi memang terjadi, pihaknya akan memanggil pihak pihak yang terkait dalam masalah tadi.

“Jika Isyu pungutan itu memang terjadi, kita perlu tabayun jangan sampai menuduh tanpa bukti. Makanya pihak dinas sangat apresiasi dengan kritikan dari rekan rekan media. Hak wartawan untuk mempublikasikan temuannya, namun saya percaya media akan profesional dan tentunya berimbang dalam mensikapi Isyu ini,” kata Nanang yang ketika itu didamping kasie Dikdas H.Rachmat.

Termasuk Isyu potongan 10% dalam proyek DAK kepada para rekanan untuk dinas, Nanang kembali membantah keras jika tudingan tersebut sangat tidak berdasar.

Menurutnya, Isyu potongan tersebut sampai detik ini, dinas sama sekali tidak pernah menerima dari rekanan.

“Makanya kami akan memanggil beberapa rekanan yang mendapatkan proyek DAK, apakah pernah memberi dan diminta oleh pihak dinas terkait tuduhan potongan 10% tadi. Kita buktikan bersama sama agar permasalahan ini bisa transparan dan terang benderang nantinya,” jelas Nanang dengan nada serius.

Dia pun mengajak kepada semua pihak baik ormas, LSM dan wartawan untuk sama sama saling mengontrol kebijakan kebijakan yang ada dinas pendidikan Kota Tasikmalaya.

“Tegur kami jika salah, karena kritikan bagi kami adalah sebuah obat, dan pihak dinas akan selalu apresiasi serta terbuka jika ada temuan temuan yang sifatnya melenceng dari kebijakan kebijakan yang sudah ada dalam aturan juklak dan juknis,” ucapnya.

Dalam hal ini, dirinya kembali menegaskan, selama kritikan dan kontrol sosial bertujuan untuk membangun agar terjadi perubahan, perbaikan demi kemajuan dinas pendidikan, kita sangat mengapresiasi masukan masukan dari teman teman LSM,Ormas dan wartawan. Apalagi semua ini demi perubahan dan perbaikan yang lebih baik kedepannya khusus untuk Dinas Pendidikan,” pungkas Nanang.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90