Demi Tegakan Perda b33 Bangunan Liar di Bantaran Kali Baru Citayem Kota Depok di Robohkan Satpol PP

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Anis M

Kota Depok – Penertiban lebih dari 33 kapal Pedagang Kaki Lima di bantaran kali Kalibaru pagi ini, oleh Satpol PP Kota Depok bersama dengan Satpol di Kecamatan Cipayung, Rabu (29/06/2022) berlangsung tanpa perlawanan para pedagang.

Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya sempat mempertanyakan penertiban tersebut sebagai “pesanan” dari para pedagang yang berada di bangunan pasar sementara yang tengah yang sedang dibangun pemerintah Kota Depok.

Para pedagang mempertanyakan kenapa hanya mereka saja yang dibongkar ?, Pasalnya disepanjang bataran Kali Baru dari Simpang Tiga sampai ke Jembatan Serong ada ratusan bangunan pedagang kaki lima tidak di bongkar.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Bojong Pondok Terong, Agus Suryana mengatakan, penertiban yang dilakukan Satpol PP dilokasi tersebut, karena melanggar aturan.

“Banguan memang melanggar, karena berada di bantaran Kali Baru, sehingga dikhawatirkan selain mengganggu arus lalulintas juga berbahaya,” katanya.

Penertiban dipimpin oleh Kasi Penertiban Satpol PP Kota Depok, Untung dibantu Kasi Trantib Kecamatan, Muhammad Ansor.

Pantauan dilapangan, Bangli disepanjang Kalibaru hingga Jembatan Serong memang sudah tumbuh liar bak jamur di musim hujan, hingga mencapai ratusan jumlahnya.

“Keberadaan bangunan pedagang tersebut melanggar Perda no 16 Tahun 2012, akibat dari bayaknya Bangli ini, kemacetan pun akan timbul, karena berada dimulut pasar yang tengah dibangun,” katanya.

Camat Cipayung, Nurdin Muhamad mengatakan, penertiban bangunan tersebut dilakukan setelah sebelumnya diberikan peringatan dua kali 24 jam agar para pedagang membongkar sendiri bangunannya.

“Bangunan tersebut melanggar Perda 16 Tahun 2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum Pasal 14 yang berbunyi, setiap orang atau badan dilarang berjualan di trotoar di jalan jembatan penyeberangan, pinggir rel, dan bantaran sungai,” ungkapnya.

Ketika ditayakan mengapa bangun liar pedagang yang ada di seberang agunan penampungan pasar semetara saja yang dibongkar ? Ia menngatakan bahwa penertiban dilakukan secara bertahap.

“Ya nanti kita lihat dan akan kami laporan kepada pimpinan, karena memang semestinya juga dilaksanakan penertiban secara bertahap,” pungkasnya

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90