Wisuda & Haflah Akhirussanah RA, MI, MTs Al Azhar Abizar Boarding School Tahun 2022

  • Whatsapp
Nasirun ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Mansyur saat memberikan sambutan pada acara Wisuda & Haflah Akhirussanah RA, MI, MTs Al Azhar Abizar Boarding School Tahun 2022
banner 768x98

Pewarta: Mely- Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Pondok pesantren  Tahfidz, PAUD, RA / Raudhatul Athfal, MI / Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah / MTs Al-Azhar Abizar yang berlokasi di Kampung Cipasung, Rt 2, Rw 7 Desa Rancatungku, Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung. Tahun ini menyelenggarakan Wisuda & Haflah Akhirussanah RA, MI, MTs Al Azhar Abizar Boarding School Tahun 2022. Acara tersebut dihadiri pendiri Yayasan Pendidikan Islam Al Mansyur, guru-guru, orang tua murid, Kepala Seksi Sosial Budaya (Kasi Sosbud) Kecamatan Pameungpeuk, Sekertaris Desa Rancatungku dan insan media cetak dan online, rabu 29 juni 2022.

Pada kesempatan tersebut, Nasirun ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Mansyur menyampaikan Alhamdulillah pada hari ini kita bisa berkumpul di acara ini. Pertama kami ucapkan terimakasih kepada guru yang telah mengajar para murid-muridnya dan orang tua siswa yang hadir menitipkan anaknya untuk bersekolah di pesantran Al Azhar Abizar. Dan perwakilan umaro dari pemerintah kecamatan dan desa yang diharapkan terus berperan membangun dunia pendidikan. Semoga setelah “Wisuda & Haflah Akhirussanah RA, MI, MTs Al Azhar Abizar Boarding School Tahun 2022″, kedepannya anak-anaknya semakin sholah/sholehah, ucapnya dihadapan para tamu yang hadir.

Selanjutnya Nasirun menjelaskan “diantara kewajiban orang tua menurut kaul ulama Imam Syafi’I, ialah mendidik anak saat dalam kandungan itu bisa dengan membacakan al-quran atau sholawat, saat lahir dengan mendengarkan adzan pada telinga kanannya dan Iqomah pada telinga kirinya. Selanjutnya setelah memasuki masa kanak-kanak atau remaja didik langsung oleh orang tuanya atau dititipkan ke lembaga Pendidikan,”ungkapnya kepada media cetak dan online di ruang kerjanya

Kami pihak Lembaga Pendidikan secara profesional berupaya mencerdaskan anak bangsa dengan menyalurkan bakat minat yang terpendam. Diantaranya melalui refleksi imtihan untuk membangun semangat belajarnya, menyalurkan bakat seni, pidato atau qiroah dengan menampilkan potensi siswa. Maka kami mohon dukung pesantren ini, karena akan memberikan keberuntungan kepada kita, jika banyak anak-anak generasi yang sholeh/sholehah di masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Sosial Budaya (Kasi Sosbud) Kecamatan Pameungpeuk, Enung Kusumawati mengungkapkan “Alhamdulillah, kami bersyukur dengan adanya pesantren di wilayah ini, sehingga ada pegiat pendidikan untuk berperan mencerdaskan masyarakatnya. Melalui pesantren setiap anak didik lebih dekat untuk melanjutkan jenjang pendidikannya. Dan adanya pesantren ini dengan kelas RA, MI, MTs Al Azhar Abizar Boarding School. Semoga menjadi dukungan kemajuan bagi generasi putra daerahnya yang dibekali ilmu, adab atau beraklakul karimah,” ungkapnya

Selanjutnya pada sambutannya perwakilan pemerintah desa mengharapkan “Lembaga Pendidikan pesantren Al Azhar Abizar dapat terus bekerjasama dengan pengurus wilayah setempat RT/RWnya. Kami juga memohon dibantu bagi warga yang tidak mampu dalam biaya pendidikanya,” ucapnya Toni Nugraha Sekertaris desa mewakili kepala desa Rancatungku

Saat acara tersebut, Fitria Olivia, perwakilan orang tua murid mengucapkan “terimakasih kapada guru yang telah mengajar anak-anak kami, tetap semangat dan semoga sekolahnya semakin maju,”ucapnya

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com saat wawancara langsung bersama Hj. Lilis Suryani S.Pd.i kepala RA & MI Al Azhar Abizar menjelaskan “pesantren ini berdiri berkembang maju berawal dari tanah milik sendiri, didukung swadaya dari masyarakat, bantuan oprasional rutin dari kementrian Agama, bantuan ruang kelas dari pemerintah daerah provinsi saat dipimpin Gubernur Ahmad Heryawan dan bantuan masjid dari Qatar,” jelasnya

Kalau dari data yang ada, kurang lebih jumlah siswa MTs 150 siswa, MI 170, RA 40 Siswa, PAUD 18 anak, Ponpes 15 santri. Kalau untuk MI berdirinya pada tahun 2008 sedangkan MTsnya tahun 2009.

Menurutnya dengan adanya acara imtihan ini, setelah lama siswa belajar daring dan sekarang dibuka Pendidikan secara langsung dapat lebih maksimal para guru mendidik siswanya. Kalau di pesantren itu bedanya ada prioritas membimbing kearah iman dan takwa. Mulai dari paud, MI, MTs, MA sampai perguruan tinggi, mereka berjenjang untuk dibentuk menjadi cendekiawan muslim. Misalnya seperti B.J. Habibie mantan presiden Indonesia yang cendekiawan Muslim yang ahli teknologi. Kami berharap semoga kampung Cipasung ini menjadi kampung / kota santri memberikan pendidikan yang terjangkau oleh masyarakat menengah bawah. Dengan itu, kami berupaya memberikan ilmu dan membangun adab / akhlak melalui pendidikan pesantren, mendidik mereka sholat tahajud atau bangun pagi, berbakti pada orang tua, mengukir prestasi melalui pesantren berkonsep modern. Diantaranya dengan melatih berbahasa bahasa Inggris mengarahkan pandai memfungsikan dan memanfaatkan teknologi, namun tak melupakan Al quran.

Perwakilan santri putra dan putri yang hafidz 1-5 juz tahun 2022 dari pesantren Al Azar Abizar Boarding School

Melihat fenomena yang ada, Hj. Lilis Suryani S.Pd.i juga mengungkapkan bahwa jika ada berita yang ada tentang pesantren, namun kesannya jelek atau menakutkan itu hanya oknum. “Jangan alergi Pendidikan islam, karena “Islam Rahmatan lil ‘Alamin”. Seperti yang sebenarnya diajarkan oleh pondok pesantren bermanhajkan ahlus sunnah wal jama’ah, ucapnya Hj Lilis yang sempat membangun karir di PT Dirgantara Indonesia dan saat ini memilih mengurus pesantren, karena menyadari bahwa pentingnya anak memiliki pondasi agama yang kuat dan pandai berteknologi.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90