LDNU Jabar Sebar Da’i Ajarkan Ahlussunah wal Jama’ah Islam Wasathiyah ke Masyarakat

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Kota Bandung)-, Lembaga Dakwah Nadhlatul Ulama Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pelatihan da’i & imam masjid dengan mengundang narasumber Syekh Ali Ibrahim Abdullah dari Al-Azhar Mesir. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keilmuan dai dan imam masjid berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, No. 9, Lengkong, Kota Bandung, Selasa (27/06/2022)

Para dai dan imam masjid yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama antusias mengikuti pelatihan. Terhitung ratusan dai dan imam masjid dari berbagai daerah datang untuk ikut pelatihan.

KH. Warso Winata, Lc. MA, Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jabar menjelaskan pelatihan ini merupakan kerja sama antara LDNU dengan Lembaga Takmir Masjid PWNU Jabar, Ulama dari Al-Azhar Mesir dan Kedubes Mesir untuk Indonesia. Pelatihan khusus da’i-da’i dan imam masjid (Tadribud Du’at), jelasnya kepada media cetak dan online di ruang kantor lembaganya.

Menurutnya panitia turut menghadirkan Ketua Delegasi Ulama Al-Azhar Mesir di Indonesia, Syekh Dr Ali Ibrahim Abdullah sebagai narasumber sekaligus pemateri untuk memberikan pembekalan dakwah kepada para dai dan imam masjid. Sebagai upaya membumikan paham Islam di masyarakat melalui syiar Ahlussunnah wal Jama’ah ini bisa menyebar luas ke masyarakat.

Tadi ada pengarahan dari ulama mesirnya, tentang islam yang Wasathiyah bisa diartikan bersikap pertengahan itu tidak berlebihan, tidak bermain-main, islam yang solusi tidak menimbulkan masalah atau perpecahan umat dan dapat diterima logika. Tidak seperti di negara lain agama menjadi celah perpecahan bangsanya itu pertanda adanya berlebihan dalam mengamalkannya. Maka perlu para da’i atau imam masjid ini menebar rahmah berjiwa kasih sayang pada umatnya. Melalui konsep wasathiyah yang akan membawa selamat Dunia & Ahiratnya.

Ulama Mesir dihadapan para da’i itu sempat memberikan nasihat agar para da’i saat berceramah ditengah umat. ” Tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, harus mengetahui keadaan umatnya. Bersikap tidak terlalu keras atau bahkan lembek,” ungkapnya KH Warso Winata Lc, MA yang menjadi penerjemah bahasa ulama dari Mesir tersebut.

Selain itu juga mereka diinggatkan, agar saat ditengah-tengah masyarakat. Jangan para da’i sering membuat atau menyampaikan fatwa, sebelum negara melalui lembaga Majelis Ulama Indonesianya memberikan fatwa. Karena itu merupakan diantara aturan bernegara. Jangan sampai hak seorang da’i melebihi atau mendahului hak lembaga negara yang lebih berhak.

Karena sering muncul da’i yang menyebutkan amalan atau ritual yang ada ditengah masyarakat itu bid’ah, padahal hasil dari ijtihad para ulama terdahulu tidak seperti itu. Maka sudah semestinya para da’i harus paham tentang perannya ditengah masyarakat untuk negeranya.

Sesuai penjelasan qur’an surat An-Nisa ayat  59.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًاࣖ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya

“Maka kami harap para da’i Nahdlatul Ulama dapat hadir ikut serta menjaga NKRI / Negeri ini dan aqidah ahlussunah wal jama’ah & meneruskan amalan-amalan yang dicontohkan ulama terdahulu dengan sebaik-baiknya. Melalui mendakwahkan islam yang benar penuh dengan kebenaran. Sehingga kita tidak akan kalah dengan kelompok-kelompok yang memiliki visi misi merusak umat islam. Insha Alloh upaya itu sebagai jalan mencapai husnul khotimah,” harapnya kepada para peserta yang hadir dan akan kembali ke wilayahnya masing-masing untuk melanjutkan dakwahnnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90