DKM Nurul Islam Gelar Haflatul Imtihan

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta Eno Moreno

Koran SINAR PAGI, Kab. Tasikmalaya,-  Perhelatan tahun ajaran 2021-2022 berlalu mulai dari lembaga pendidikan formal maupun non formal, preogesnya kenaikan kelas dan kelulusan sudah menjadi tradisi dirayakan dengan istilah peringatan kenaikan kelas atau perpisahan (samen-red Sunda). Tak terkecuali TKQ,TPQ, Diniyah Takmiliyah tepatnya bulan Juni tahun 2022 berbagai lembaga pendidikan merayakan.

Hal ini pun di gelarnya oleh lembaga pendidikan TKQ,TPQ,Diniyah dan Takmiliyah di Kampung Ceungceum RT 03 RW. 01 Desa Jayamukti Kec Leuwisari Kab Tasikmalaya, beberapa lembaga pendidikan keagamaan tersebut di bawah naungan DKM Nurul Islam Ketua Ust. Endang Darwis,A.

Peringatan kenaikan kelas dilaksanan 3 hari tiga malam yang di awali pawai diiringi marching band, dilanjut dengan penampilan santriawan dan santriwati menapilkan materi materi yang telah di capai selama pendidikan dan kreasi seni bernafaskan agama, di akhiri Tabligh Akbar, bertempat di halaman lembaga pendidikan samping komplek Pontren Nurul Islam.

Ketua DKM Nurul Islam sekaligus pembina lembaga pendidikan di lingkup DKM Nurul Islam menyampaikan kepada Koran SINAR PAGI disela kesibukan menerima tamu perwakilan FKDT Ust, H. Yayan S.PdI di ruang tamu kehormatan mengatakan, bahwa di lingkup DKM Nurul Islam yang sedang berlangsung perayaan kenaikan kelas dan kelulusan santriawan santriwati terdiri dari TKQ.TPQ,Diniyah dan Takmiliyah, terangnya. Lanjut Ust Endang, pentingnya pemahaman pendidikan terhadap anak usia dini, pasalnya, pendidikan usia dini merupakan pondasi awal dalam membentuk kemampuan dasar yang di perlukan di masa yang akan datang.
Perkembangan otak anak usia dini sangat pesat bagai menulis di batu begitu cepat di serap anak dan kuat diingatnya (Gold Age) yaitu masa keemasan.

Melihat hal itu sangat penting pendidikan usia dini karena merupakan pondasi awal pembentukan generasi bangsa yang mampu menapaki jejak langkah kedepan kearah lebih maju dan mandiri sehingga membawa kebesaran bangsa dan agama dan menjadi generasi berakhlakulkarimah, kata Ust Endang.

Sementara itu Kepala Sekolah TKA Pia Hasanatul Puadah S.Pd, didampingi para Kepala Sekolah lainya masing masing I. Syaripah, Eet, memaparkan bahwa yang lulus di wisuda pada tahun ajaran 2021-2022 ini sebanyak 22 santri Diniyah dan sekolah Formal melanjutkan ke jenjang SMP, namun tidak berhenti sampai di situ, para santri tetap melanjutkan dengan kegiatan kegiatan keagamaan yang sudah terprogram di lingkungan DKM Nurul Islam bertempat di Aula atau asrama santri Pontren, pemateri Ketua DKM, dan Ust Adang, papar Pia Hasanatul Puadah S.Pd.

Sebagaimana pantauan awak media saat pelaksanaan kreasi seni berlangsung, antusias para orang tua santri sangat menikmati gelaran acara.

Salah satunya dari lebih dari seratus orang tua siswa yang hadir menyaksikan acara salah satunya yang sempat awak media mewawancarai mengatakan, Yani Nur’aeni ibunda Rehan Ali Munandar dan Rindayati ibunda Wildan menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh jajaran pengajar lembaga keagamaan likup DKM Nurul Islam, yang sudah mendidik anak saya pendidikan agama sebagai bekal kelak menimba ilmu ke jenjang lebih tinggi sehingga ada keseimbangan antara pendidikan formal dan non formal semoga anak kami menjadi anak yang cerdas dan berakhlak.

Jerih payah dalam pengabdian para pengajar semoga menjadi amal sholeh, aamiin, ucapnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90